Perizinan Tempat Wisata Haruma Bay Bukit Dago Diduga Belum Beres

JawaPos.com – Pemkab Bogor terus memaksimalkan potensi pendapatan daerah, terutama dari sektor wisata. Salah satunya wahana wisata air, Haruma Bay Water Park, yang baru dibuka. Lokasinya berada di Kompleks Bukit Dago Housing Estate, Rawakalong, Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. Tempat wisata tersebut diduga beroperasi penuh sebelum memenuhi sejumah persyaratan perizinan.
Tempat wisata tersebut merupakan jaringan usaha wisata air keluarga Haruma Bay Water Park Grand Duta City, Bekasi, Jawa Barat. Pada Senin (23/6/2025) lalu, Tim Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pajak Daerah Kelas A Parung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bogor mendatangi tempat wisata tersebut.
Tim tersebut terdiri dari tiga orang. Mereka datang menggunakan mobil operasional pelat merah. Mereka menemui pihak manajemen Haruma Bay. Namun kedatangan mereka tidak berlangsung lama. Sebab, wahana wisata tersebut tutup setiap Senin.
Estate Management Bukit Dago Hariyono dikonfirmasi terkait kedatangan tim tersebut mengaku tidak tahu. ”Waduh gak tahu pak,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp (WA).
Dihubungi terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, kedatangan tim itu dalam rangka melakukan ekstentifikasi pajak. ”Pajak hiburan kolam renang, penilaian bangunan baru untuk pajak bumi bangunan (PBB), pajak parkir, dan pajak reklame,” kata Ajat melalui pesan WA kepada awak media.
Meski beberapa izin tersebut belum diselesaikan, namun manajemen Haruma Bay Water Park Bukit Dago telah melakukan grand opening pada Sabtu (21/6/2024). Ratusan pengunjung datang menggunakan kendaraan roda empat dan dua. Pembangunan area parkir juga belum selesai dikerjakan. Sebagian besar lantai area parkir masih berupa bebatuan gravel. Meski demikian, okupansi tempat wisata itu sejak dibuka pada Sabtu hingga Selasa (24/6/2026) diperkirakan mencapai ribuan orang. Itu menyebabkan area parkir selalu penuh kendaraan pengunjung. Aktivitas keluar masuk kendaraan tersebut, sempat dikeluhkan karena menghambat arus lalu lintas sebagian penghuni kompleks.
Sebagaimana diketahui, wahana wisata tersebut sebelumnya bernama Dolphin Water Splash yang dikelola oleh pihak developer Duta Putra Land (DPL), pengembang perumahan Bukit Dago Housing Estate. Luas sebelumnya sekitar dua hektar. Kemudian, pada penghujung 2024 direnovasi dan diperluas sekitar empat hektar dengan tambahan dua area parkir.
Tidak hanya itu, wahana tersebut juga berubah nama menjadi Haruma Bay Water Park, yang diketahui merupakan jaringan usaha wisata air Haruma Bay Water Park di Grand Duta City, Bekasi, Jawa Barat.




