Wali Kota Tangsel Siap Bangun Tandon untuk Tangani Banjir di Pondok Maharta

JawaPos.com – Persoalan banjir di Perumahan Pondok Maharta, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, menjadi perhatian Pemkot Tangsel. Sebab, hampir setiap hujan dengan intensitas tinggi terjadi banjir di wilayah tersebut.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, setelah banjir yang terjadi beberapa hari lalu, pihaknya langsung melakukan rapat koordinasi penanganan banjir tingkat Kota Tangsel. Dia pun meminta kepada jajarannya untuk segera menyelesaikan permasalahan banjir di wilayahnya, termasuk Perumahan Pondok Maharta.
Benyamin menuturkan, pada saat dirinya meninjau banjir di Perumahan Maharta, dia melihat ada lahan kosong. Rencananya, lahan itu akan dibangun tandon untuk mengatasi persoalan banjir di wilayah tersebut. ’’Ada lahan hampir 5 ribu meter di Pondok Maharta RW 10, rencananya itu akan kita desain menjadi tandon mini,’’ kata Benyamin kemarin (10/7).
Dia menjelaskan, awalnya lahan itu akan dijadikan gedung serbaguna oleh warga setempat. Namun, saat dikomunikasikan dengan warga, mereka setuju bila lahan tersebut akan dijadikan tandon. ’’Ini akan dilakukan percepatan tahun ini. Saya juga sudah rapat dan minta dinas PU membuat DED (detail enginering design). Kemudian tahun depan dibuat tandon untuk menampung air,’’ ungkapnya.
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel mencatat akibat intensitas hujan yang tinggi pada Senin, 7 Juli 2025 ada 22 titik genangan dan banjir. Adapun jumlah warga terdampak sebanyak 1.530 kepala keluarga (KK).
Wakil Ketua Fraksi PSI DPRD Kota Tangsel Ferdiansyah mengatakan, banjir pada Senin (7/7) yang lalu menjadi salah satu banjir besar yang terjadi di Tangsel pada tahun ini. Banyak cerita yang disampaikan dari masyarakat Tangsel ke pihaknya, seperti sudah tinggal selama 10 tahun di salah satu perumahan di Tangsel dan baru mengalami pertama kali banjir yang besar di perumahan tersebut.
’’Ini sebenarnya bukan masalah baru, tetapi masalah yang lama dan terus berulang untuk beberapa wilayah. Kami harap Pemkot Tangsel harus lebih serius untuk penanganan banjir di Tangsel, baik itu preventif (sebelum kejadian) maupun reaktif (pada saat kejadian) agar bisa komprehensif,’’ katanya.




