Minggu, 2 Agustus 2026
Logo

Wali Kota Tangsel Akui Hanya Miliki 14 Dapur Umum Makan Bergizi Gratis 

Kamis, 31 Jul 2025 | 11:35 WIB

 

: Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan meninjau pelaksanaan uji coba makan bergizi gratis di SMPN 19 Kota Tangsel, Kecamatan Serpong, Rabu (30/7).
: Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan meninjau pelaksanaan uji coba makan bergizi gratis di SMPN 19 Kota Tangsel, Kecamatan Serpong, Rabu (30/7).
          

JawaPos.com - Ketersediaan dapur untuk program makan bergizi gratis (MBG) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih sangat terbatas. Hingga kini, baru ada 14 dapur umum yang aktif melayani siswa.


Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengungkapkan, secara keseluruhan di Kota Tangsel membutuhkan dapur yang lebih banyak untuk kebutuhan MBG. Saat ini, baru terdapat 14 dapur. Sementara jumlah sekolah yang ada di Tangsel sebanyak 157 SD dan 24 SMP negeri. Belum termasuk swasta, yang jumlahnya hampir 2 kali lipat dari angka itu.

’’Dari data yang kami hitung sebenarnya membutuhkan dapur sebanyak 71," ungkap Benyamin, Rabu (30/7).

Tentunya hal itu menjadi tantangan Pemkot Tangsel untuk terus mendirikan dapur sesuai kebutuhan. Keterbatasan dapur ini membuat program MBG belum menjangkau seluruh siswa. ''Saat ini baru sekitar 50 ribu siswa yang mendapat makan bergizi gratis,'' terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kota Tangsel Deden Deni juga mengakui hal itu. Menurut dia, jumlah dapur umum di Tangsel saat ini masih jauh dari ideal.

''Kalau idealnya, kami butuh 78 dapur,'' ujarnya. Untuk mempercepat pembangunan dapur MBG, pihaknya sudah mengajukan tiga lahan ke Badan Gizi Nasional (BGN) untuk dibangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Tiga lokasi tersebut, salah satunya di Pondok Aren dan Ciputat. ''Sistemnya nanti pinjam pakai aset Pemkot,'' terang Deden.

Dia menambahkan, belum meratanya penerima MBG kerap menimbulkan pertanyaan dari pihak sekolah. Deden menegaskan bahwa Pemkot Tangsel terus berkoordinasi dengan BGN agar cakupan MBG bisa diperluas.

''Banyak yang bertanya kapan giliran mereka. Tapi kita jelaskan, membangun SPPG itu butuh waktu. Kita upayakan terus. Pada waktunya, semua akan mendapat giliran makan siang bergizi,'' pungkasnya.

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia