Pemkot Tangerang Usulkan Revitalisasi IPL TPA Rawa Kucing

JawaPos.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang tengah mempersiapkan langkah strategis untuk merevitalisasi Instalasi Pengolahan Air Lindi (IPL) serta memanfaatkan gas metana di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemkot dalam meningkatkan kualitas pengelolaan sampah dan perlindungan lingkungan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Yeti Rohaeti menyampaikan, pemkot mengusulkan penggunaan teknologi Advanced Oxidation Process (AOP) dalam revitalisasi IPL. Teknologi ini dinilai mampu meningkatkan efektivitas pengolahan air lindi agar lebih ramah lingkungan dan sesuai dengan standar Kementerian Lingkungan Hidup.
"Dalam waktu dekat kami akan menyusun Justifikasi Teknis (Justek) serta menyiapkan dokumen Readiness Criteria sesuai persyaratan dari Kementerian PU," ungkap Yeti, Jumat (5/9).
Langkah ini, lanjutnya, juga merupakan tindak lanjut atas rekomendasi perbaikan yang sebelumnya telah disampaikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Selain menyusun Justek, pemkot juga akan melakukan kajian mendalam terkait operasional, kelembagaan, hingga hasil uji laboratorium untuk memastikan kelayakan proyek.
"Revitalisasi ini adalah sebuah terobosan yang kami nilai penting untuk meningkatkan standar pengelolaan sampah di TPA Rawa Kucing. Harapannya bisa sejalan dengan regulasi yang ada dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan secara signifikan," jelasnya.
Yeti menambahkan, selain sistem IPL, pemanfaatan gas metana juga menjadi bagian dari proyek revitalisasi. Sebagai bentuk penerapan prinsip waste to energy yang sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan di Kota Tangerang.
"Revitalisasi ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga bentuk nyata dari komitmen Kota Tangerang dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat," pungkasnya.






