Jumat, 24 Juli 2026
Logo

Masalah Sampah Makin Serius, Wali Kota Bekasi Wajibkan RW Sertakan Program Pengelolaan Sampah untuk Terima Insentif  

Rabu, 24 Sep 2025 | 09:07 WIB
 
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto terus mengampanyekan penanaam pohon dan pengelolaan sampah.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto terus mengampanyekan penanaam pohon dan pengelolaan sampah.
 
JawaPos.com - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memaparkan secara rinci mekanisme pengajuan hibah Rp100 juta untuk setiap Rukun Warga (RW) dalam program RW Berdaya. Penjelasan tersebut disampaikan saat talkshow di Radio Dakta, sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.

Tri menegaskan, dana hibah tersebut bukan hanya untuk pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi lokal. Ia juga menekankan kewajiban pengelolaan sampah di tingkat RW sebagai syarat utama pengajuan.


“RW bisa mengajukan program Rp100 juta dengan membentuk pengelolaan bank sampah dan pengelolaan persampahan di wilayahnya. Mindset memilah sampah itu sebetulnya harus tumbuh dari rumah. Jika RW memiliki kendala tempat, akan dibantu dari Dinas Lingkungan Hidup atau BSIP,” jelas Tri.

Dia kembali menekankan, pengelolaan sampah merupakan prioritas agar Kota Bekasi bebas dari persoalan lingkungan. Saat ini, Pemkot Bekasi harus mengangkut sekitar 1.000 ton sampah per hari.

“Jika kita ingin kota ini bersih, harus dijaga bersama. Persoalan sampah adalah bom waktu, dan hanya bisa kita selesaikan dengan kepedulian serta komunikasi bersama,” tegasnya.

Melalui program RW Berdaya, setiap RW diminta menggelar musyawarah warga untuk menentukan program prioritas. Tri mengingatkan bahwa dana hibah ini merupakan uang negara yang harus dikelola dengan akuntabilitas penuh.

“Dana Rp100 juta adalah uang negara yang wajib dipertanggungjawabkan dengan tertib administrasi sesuai prinsip clean government,” ujarnya.

Selain fokus pada lingkungan, Pemkot Bekasi juga menjadikan RW sebagai ujung tombak sosialisasi kesehatan masyarakat. Ini mencakup pencegahan TBC, demam berdarah, hingga stunting. Untuk memperkuat koordinasi, Pemkot menyiapkan handy talkie (HT) di setiap RW sebagai sarana komunikasi keamanan wilayah.

Tri menyebut, program RW Berdaya merupakan realisasi janji kampanye untuk menghadirkan pemerataan pembangunan dari tingkat paling bawah.

“RW punya tugas berat tapi juga mulia. Dengan kepedulian bersama, kita bisa menjadikan Kota Bekasi sesuai dengan visi misinya,” pungkasnya.  

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Perkuat Kolaborasi Penanganan Banjir, Pemkot Bekasi dan Kementerian PU Saling Berkolaborasi

Perkuat Kolaborasi Penanganan Banjir, Pemkot Bekasi dan Kementerian PU Saling Berkolaborasi

Pemerintah Kota Bekasi bersama Kementerian Pekerjaan Umum memperkuat langkah kolaboratif dalam penanganan banjir. Wali Kota Bekasi Tri Adhia

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia