Selasa, 28 Juli 2026
Logo

Kenangan Mahasiswi UI ke Satpam Jatiluhur Purwakarta yang Tewas Usai Tegur Vandalisme

Selasa, 28 Jul 2026 | 18:29 WIB
Momen kenangan mahasiswi UI bersama satpam waduk Jatiluhur, Sumarna. (akun X @yangmahamimi)
Momen kenangan mahasiswi UI bersama satpam waduk Jatiluhur, Sumarna. (akun X @yangmahamimi)

JawaPos.com - Duka mendalam menyelimuti civitas akademika Universitas Indonesia (UI) atas kepergian Sumarna, 43, petugas keamanan Waduk Jatiluhur yang ditemukan tewas mengenaskan pada Jumat (24/7) pagi. Sosok yang dikenal ramah dan tulus membantu mahasiswa/mahasiswi saat penelitian lapangan tersebut diduga menjadi korban pembunuhan usai menegur aksi vandalisme di area objek vital negara.

Momen kenangan bersama almarhum dibagikan oleh pemilik akun X @yangmahamimi. Mahasiswi UI ini mengenang kembali momen saat melakukan survei dan sempat bertukar wawasan (TWTW) dengan almarhum di kawasan Waduk Jatiluhur.

"Innalillahi... bapak ini yang sempet kami TWTW waktu survey... Ya Allah sakit jiwa sumpah," tulisnya dalam unggahannya di X.

Baginya, kini yang tersisa hanyalah foto kenangan singkat yang amat berarti. Ucapan duka dan doa pun mengalir agar almarhum mendapat tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan.

Kronologi Hilangnya Sumarna: Pos Jaga Kosong dan HT Tergeletak

Kecurigaan rekan kerja berawal sejak Kamis malam (23/7) sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, pos jaga tempat Sumarna bertugas ditemukan dalam keadaan kosong melompong. Sepeda motor milik korban masih terparkir rapi di lokasi, tetapi ponselnya mendadak tidak aktif saat dihubungi.

Petunjuk awal mulai terkuak ketika perangkat handy talky (HT) milik Sumarna ditemukan tergeletak di atas sebuah perahu yang bersandar tak jauh dari pos jaga. Ketiadaan kabar tersebut berakhir duka pada Jumat pagi sekitar pukul 09.30 WIB.

Jasad Sumarna ditemukan mengambang di perairan Tanggul Kayat, Kampung Kembang Kuning, Purwakarta. Saat dievakuasi oleh tim gabungan, korban masih mengenakan seragam dinas security lengkap dengan kondisi kedua tangan terborgol.

Dugaan motif penganiayaan mencuat dari rekaman status WhatsApp yang sempat diunggah korban beberapa saat sebelum hilang. Dalam video tersebut, Sumarna memperlihatkan adanya coretan aksi vandalisme di jalan area tanggul dan mengeluhkan tindakan tak bertanggung jawab tersebut.

 

Editor : Bintang Pradewo
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia