Jumat, 31 Juli 2026
Logo

Dedi Mulyadi Langsung Telepon Wali Kota Bekasi Soal Pungli Jutaan Rupiah di Pos Poncol Viral

Jumat, 31 Jul 2026 | 20:19 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. (Istimewa)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. (Istimewa)

JawaPos.com - Dugaan aksi pungutan liar (pungli) yang melibatkan oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi di Pos Poncol, Simpang Kartini, berbuntut panjang. Menyusul sorotan tajam publik dan respons cepat pemerintah daerah, para petugas yang terindikasi kini resmi dibebastugaskan dari jabatannya.

Langkah tegas ini diambil Pemkot Bekasi setelah video pemerasan terhadap sopir truk viral di media sosial. Kasus tersebut juga memicu kemarahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi aliad KDM yang langsung mengontak Wali Kota Bekasi untuk mendesak sanksi pemecatan.

Dedi Mulyadi mengaku sangat kecewa atas tindakan oknum petugas yang dinilai mencederai citra pelayanan publik. Ia menegaskan telah berkoordinasi langsung dengan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, untuk memproses sanksi terberat.

"Saya sangat kecewa perilaku oknum aparat Dishub Kota Bekasi yang melakukan tindakan perilaku pungli, pemerasan terhadap para sopir dan tadi malam saya sudah berkoordinasi dengan Wali Kota Bekasi karena mereka merupakan pegawai Pemkot Bekasi," ujar Dedi melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.

KDM menekankan agar tindakan tegas berupa pemberhentian tidak dengan hormat dapat dijatuhkan kepada para pelaku, apa pun status kepegawaian mereka.

"Apakah ASN, PPPK, atau PPPK paruh waktu, saya sudah menyampaikan ke Pak Wali Kota Bekasi untuk dilakukan tindakan tegas, dengan diberhentikan dari pekerjaannya secara tidak hormat," tegasnya.

5 Oknum Dinonaktifkan dan Jalani Pemeriksaan Kode Etik

Menanggapi desakan tersebut, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memastikan bahwa seluruh oknum yang terindikasi terlibat langsung dibebastugaskan guna mempermudah proses pemeriksaan internal.

"Kepada petugas yang dilaporkan melakukan pungli, sedang proses kode etik, nanti akan diputuskan skala kesalahannya," kata Tri.

Tri menambahkan bahwa penonaktifan ini dilakukan agar para petugas dapat fokus menjalani prosedur pemeriksaan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan persidangan kode etik.

Editor : Bintang Pradewo
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Keluar Mall Thamrin City Langsung Dicegat Tiket Parkir Siluman, Modus Pungli Baru di Tanah Abang?

Keluar Mall Thamrin City Langsung Dicegat Tiket Parkir Siluman, Modus Pungli Baru di Tanah Abang?

Aksi dugaan pungutan liar (pungli) dengan modus penjualan tiket parkir kembali meresahkan para sopir pengangkut barang di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Wali Kota Tri Adhianto Turun ke Jalan Rusak, Ultimatum Truk Besar di Jalan Caringin

Wali Kota Tri Adhianto Turun ke Jalan Rusak, Ultimatum Truk Besar di Jalan Caringin

Sorotan terhadap infrastruktur rusak di Kota Bekasi kembali menguat setelah Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, turun langsung meninjau lokasi.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia