Polisi Dalami Motif Penyiksaan Pekerja Bank Keliling di Panongan Tangerang

JawaPos.com - Pihak Kepolisian Polresta Tangerang tengah mendalami motif kasus penganiayaan berat dan penyekapan yang menimpa seorang pria berinisial PG, 25, di wilayah Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten.
Peristiwa tragis tersebut menimpa korban tak lama setelah ia mendatangi kantor tempatnya bekerja untuk mengajukan pengunduran diri.
Polisi mengonfirmasi telah menerima laporan resmi dan mulai mengambil langkah hukum dengan memeriksa pelapor guna mengungkap kronologi pasti serta motif di balik aksi kekerasan tersebut.
Kasi Humas Polresta Tangerang Ipda Tri Leksono Febrianto menyatakan, jajarannya bergerak cepat merespons laporan yang masuk. Langkah awal yang diambil adalah menggali keterangan langsung dari korban.
"Dari pihak Kepolisian, khususnya Polresta Tangerang sudah menerima laporan tersebut. TKP tersebut terjadi sekira pada tanggal 28 sampai 29 ya, dini hari ya. Dari pihak kami sudah melakukan mengambil keterangan terkait korban," ujar Ipda Tri Leksono Febrianto di Mapolresta Tangerang, Senin (3/8).
Saat ditanya mengenai identitas pasti terlapor maupun detail lokasi pengeroyokan di wilayah Panongan, Tri menegaskan masih melakukan proses penyelidikan intensif.
Saat ini, pemeriksaan baru berfokus pada keterangan dari pihak pelapor yang juga merupakan korban.
"Dari situ kita masih menyelidiki ya, di mana posisi yang terjadi tempatnya. Untuk itu (jumlah orang yang dilaporkan) kita masih mendalami. Saat ini baru dari pelapor. Kita pastinya kan akan menyelidiki, mendalami juga kan motifnya apa sebenarnya yang terjadi," tambah Tri.
Terkait status pekerjaan korban di sebuah bank keliling atau rentenir, Tri menjelaskan bahwa detail tersebut masih dalam pendalaman berkas laporan.
"Kita untuk itu masih proses penyelidikan ya, karena di situ juga kita kan belum mendapati pastinya itu dia bekerja di koperasi apa," jelasnya.







