Warga Tolak Proyek Water Tank! Wakil Wali Kota Depok Datangi PDAM

Febry Ferdian • Dipublikasikan Selasa, 11 Maret 2025 | 20:55 WIB
Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah melaksanakan sidak ke kantor PDAM Tirta Asasta Selasa (11/3).
Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah melaksanakan sidak ke kantor PDAM Tirta Asasta Selasa (11/3).

JawaPos.com – Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah melakukan kunjungan ke kantor PDAM Tirta Asasta Depok, Selasa (11/3). Dia melakukan kunjungan setelah sejumlah warga perumahan Pesona Estate menolak kehadiran pembangunan water tank.

Chandra sempat bertemu dengan warga sekaligus bersama-sama meninjau pembangunan penampungan air yang mampu menghimpun air hingga 10 ribu meter kubik air.

’’Kami berencana untuk silakan warga merekomendasikan konsultan independen untuk sama-sama melihat dari aspek keamanannya bagaimana seperti yang ditakutkan warga. Sementara sudah dari UI, sudah ada juga konsultan dipakai oleh PDAM, kalau ini kita coba cari jalan tengah lagi konsultan independen, untuk kita sama-sama kaji seperti itu,’’ papar Chandra.

Terkait dengan adanya permintaan warga yang ingin pembangunan water tank senilai Rp 30 miliar itu dihentikan, Chandra meminta adanya surat kepada pemerintah daerah.

’’Sementara tadi kami sudah minta warga untuk bersurat secara resmi kepada pemerintah kota, baru nanti kita akan kaji seperti itu, nanti kami akan sampaikan kepada warga. Nanti mungkin audit dengan, kalau terkait audit, mungkin nanti dengan konsultan dan nanti kita sambil berproses,’’ sebut Chandra.

Terkait peninjauan lapangan, juga diketahui adanya kemiringan water tank yang sudah berdiri. Hingga saat ini bangunan tersebut belum digunakan dan pembangunan proyek tersebut juga tidak berjalan.

’’Harus dikaji dulu, harus dikaji secara mendalam dan komprehensif seperti itu. Kemungkinan relokasi ada, kemungkinan di sini juga tetap ada, artinya nanti melalui kajian yang komprehensif dan dibahas bersama-sama antara masyarakat, pemerintah kota, dan juga pihak PDAM sendiri,’’ terang dia.

Ketua RW26 Perumahan Pesona Estate, Catur Banuaji mengatakan, dari awal pembangunan warga tidak pernah disosialisasikan, mereka khawatir bangunan yang menurut mereka dibangun tidak sesuai spesifikasi itu akan berdampak tidak baik bagi lingkungan.

’’Sejak awal tidak ada komunikasi. Kami sangat khawatir jika jebol atau lainnya. Sebelumnya juga telah terjadi yang tidak kami inginkan. Jadi, kami meminta proyek ini dihentikan atau relokasi,’’ sebut dia.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
DAM Tirta Asasta Depok Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah pdam