JawaPos.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mendorong percepatan penataan tata ruang di wilayahnya. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mengikuti rapat evaluasi yang diadakan bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Nusron Wahid di Kota Depok, mengungkapkan bahwa berbagai aspek perbaikan tata ruang dibahas secara mendalam.
Menurut Dedi Mulyadi yang akrab disapa Kang Dedi, rapat ini menjadi momentum penting untuk membenahi berbagai persoalan tata ruang di Jawa Barat. ’’Hari ini kita sudah rapat dengan Menteri ATR/BPN memberikan evaluasi yang luar biasa bagi Provinsi Jawa Barat untuk segera membenahi tata ruangnya,’’ ujar Kang Dedi.
Salah satu poin utama dalam evaluasi ini adalah percepatan rancangan detail tata ruang (RDTR) di berbagai kabupaten dan kota yang selama ini mengalami kendala dalam prosesnya. ’’Mendorong RDTR-nya segera berproses karena lama tidak berproses dan banyak daerah-daerah yang prosesnya mandek,’’ jelasnya.
Baca Juga: Warga Tolak Proyek Water Tank! Wakil Wali Kota Depok Datangi PDAM
Lebih lanjut, Kang Dedi menegaskan bahwa rapat ini juga dimanfaatkan sebagai ajang sinkronisasi RDTR di setiap daerah agar memiliki arah kebijakan yang lebih jelas dan terintegrasi. Dedi menuturkan bahwa percepatan penyelesaian RDTR ini akan berdampak pada dua hal utama, yaitu peningkatan iklim investasi yang sehat serta terbentuknya lingkungan yang lebih baik.
’’Ujungnya adalah dua hal, pertama terbangunnya iklim investasi yang sehat, yang kedua terbangunnya postur lingkungan yang sehat,’’ ungkapnya.
Menurut dia, konsep lingkungan yang sehat tidak hanya berkaitan dengan aspek keberlanjutan ekologi, tetapi juga mencegah potensi bencana dan masalah kesehatan di masa mendatang.
Editor : Arief Indra Dwisetyadi