Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Bupati Serang Dorong Kesadaran Lingkungan Usai Tinjau Lokasi Banjir di Pulo Ampel

Arief Indra Dwisetyadi • Rabu, 18 Juni 2025 | 15:54 WIB

 

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, turun langsung ke lokasi banjir untuk meninjau kondisi terkini salah satunya di Kampung Mekarsari, Desa Margasari.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, turun langsung ke lokasi banjir untuk meninjau kondisi terkini salah satunya di Kampung Mekarsari, Desa Margasari.

JawaPos.com - Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Pulo Ampel menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Serang. Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, turun langsung ke lokasi banjir untuk meninjau kondisi terkini salah satunya di Kampung Mekarsari, Desa Margasari, pada Selasa (17/06/2025).

Dalam tinjauannya, Bupati Zakiyah menyaksikan langsung genangan air yang merendam pemukiman warga dengan ketinggian mencapai rata-rata 50 hingga 60 sentimeter, atau setara dengan sepinggang orang dewasa.

Ia menegaskan bahwa kehadirannya di lokasi banjir bertujuan untuk memahami secara langsung permasalahan yang menyebabkan banjir serta untuk menyusun langkah strategis dalam penanggulangannya.

"Banjir ini bukan semata-mata karena curah hujan, tapi juga akibat buruknya pengelolaan lingkungan. Drainase yang kecil dan kebiasaan membuang sampah sembarangan memperparah situasi," ujar Zakiyah.

 Baca Juga: Bupati Serang Tekankan Kolaborasi OPD untuk Wujudkan 100 Hari Kerja Prioritas

Zakiyah menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia bahkan menggagas penguatan gerakan "Gerebek Sampah" sebagai upaya konkret untuk mencegah banjir agar tidak kembali terulang.

“Kalau kita tidak disiplin soal sampah, persoalan banjir akan terus terjadi. Lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat, mengungkapkan bahwa banjir tak hanya melanda Desa Margasari, namun juga merendam beberapa wilayah lain seperti Desa Banyuwangi dan Baros.

Menurut Ajat, penyebab banjir kali ini karena dipengaruhi oleh adanya tanggul jebol yang diakibatkan oleh curah hujan tinggi selama beberapa hari terakhir.

“Dengan kondisi drainase yang sudah sempit, air meluap dengan cepat ke pemukiman saat terjadi hujan lebat. Kita perlu pembenahan menyeluruh,” jelas Ajat.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#kabupaten serang #Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah