JawaPos.com – Bandara Husein sastranegara Bandung bakal kembali berstatus sebagai bandara internasional. Itu seiring rencana pembukaan kembali penerbangan menuju Malaysia dan Singapura.
Hal itu disampaikan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, menanggapi pengoperasian kembali bandara Husein Sastranegara untuk pesawat jet komersial pada bulan ini.
“Nama resminya sekarang Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara Bandung,” kata Farhan di Bandung, Senin (10/8) sebagaimana dilansir dari Antara.
Ia menjelaskan, status tersebut sejalan dengan rencana reaktivasi Bandara Husein Sastranegara untuk melayani penerbangan domestik maupun internasional.
Baca Juga: Transjakarta Urus Transportasi Kepulauan Seribu, Pramono janji Tarif Lebih Murah
Untuk rute internasional, Bandara Husein Sastranegara diproyeksikan kembali melayani penerbangan menuju Kuala Lumpur, Johor Bahru, dan Singapura.
Sementara itu, rute domestik yang dipersiapkan meliputi Medan, Pekanbaru, Padang, Batam, Pontianak, Makassar dan Denpasar.
Farhan menyebut sedikitnya ada delapan maskapai yang akan melayani penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara.
“Yang saya tahu, grup Garuda ada dua, grup Lion ada tiga, kemudian ada TransNusa, dan ada dua lagi untuk penerbangan internasional. Jadi ada delapan,” katanya.
Baca Juga: Dihadiri Gubernur Pramono, Ribuan Jamaah Jatman Aswaja Lantunkan Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Bandung saat ini terus mempersiapkan berbagai infrastruktur pendukung agar reaktivasi Bandara Husein Sastranegara dapat berjalan optimal.
Menurut dia, sejumlah pekerjaan yang dilakukan meliputi perbaikan jalan akses menuju bandara, normalisasi drainase, hingga peningkatan penerangan jalan umum.
“Kami sedang memperbaiki jalan akses menuju bandara, normalisasi drainase, serta peningkatan penerangan jalan umum. Untuk pengelolaan parkir akan dilakukan oleh lembaga pengelola parkir yang bekerja sama langsung dengan Lanud Husein Sastranegara,” jelasnya.
Ia mengatakan, pihaknya kini masih menunggu jadwal penerbangan berikutnya menggunakan pesawat jet berbadan sedang pada pertengahan Agustus mendatang.
“Kemudian kita tinggal menunggu tanggal 14 dan tanggal 17 untuk penerbangan dengan pesawat jet,” katanya.
Baca Juga: RI Jadikan BRICS Pintu Kembangkan Manufaktur dan Ekspor
Editor : Bayu PutraSumber : Antara