JawaPos.com-Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono buka suara terkait kerusakan fasilitas umum saat aksi massa menolak pengesahan RUU Pilkada. Dia mengatakan, kerusakan tersebut merupakan risiko dari kegiatan demonstrasi. ”Ya (banyak fasos fasum rusak, Red). Ya itu risiko dari sebuah kegiatan,” kata Heru.
Untuk beberapa kerusakan, Heru menyebutkan, Pemprov DKI akan segera memperbaikinya. Dengan begitu, pelayanan masyarakat tidak terhambat pasca aksi massa rampung. ”Tentunya, nanti Pemprov DKI akan memperbaiki,” imbuhnya.
Salah satu fasos-fasum yang rusak yakni halte di sekitar Gedung DPR/MPR, Senayan. Halte tersebut dibakar sebagai sasaran amarah massa untuk menolak RUU Pilkada.
Pasca perbaikan fasos-fasum tersebut, Heru berharap tidak terjadi lagi hal serupa. Meskipun diakuinya, untuk perbaikan saat terjadi kerusakan pasca aksi merupakan tanggung jawab Pemprov DKI. ”Mudah-mudahan tidak berlangsung lagi kerusakan fasos fasum yang ada. Namun ya itulah tanggung jawab Pemda DKI,” katanya.
Editor : Susilo.