Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Atasi Kemacetan Lalin, Rute Transjabodetabek Akan Dievaluasi

Masria Pane • Minggu, 17 Agustus 2025 | 22:36 WIB
Bus Transjakarta menjadi salah satu transportasi umum yang banyak peminatnya. PT Transjakarta sebagai pengelola telah banyak menambah rute untuk memperluas jaringan.
Bus Transjakarta menjadi salah satu transportasi umum yang banyak peminatnya. PT Transjakarta sebagai pengelola telah banyak menambah rute untuk memperluas jaringan.

JawaPos.com - Salah satu program utama Gubernur DKI Pramono Anung dalam mengatasi kemacetan ibukota adalah menerapkan Transjabodetabek. Hingga saat ini, sudah ada enam rute Transjabodetabek yang sudah dibuka.

Perinciannya, Alam Sutera (Tangerang Selatan) - Blok M (Jakarta Selatan) atau Rute S61, Vida Bekasi (Bekasi) - Cawang Sentral (Jakarta Timur) atau Rute B41, PIK 2 (Banten) - Blok M (Jakarta Selatan) atau Rute T31, Sawangan (Depok) - Lebak Bulus (Jakarta Selatan) atau Rute D41, Bogor - Blok M (Jakarta Selatan) atau Rute P11, serta Bekasi – Dukuh Atas (B25).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Syafrin Liputo menuturkan bahwa evaluasi terhadap enam rute itu masih berlangsung. Oleh karena itu, Jakarta dalam waktu dekat belum ada rencana membuka rute baru Transjabodetabek tersebut.

’’Sementara, kami sedang evaluasi untuk yang sudah diluncurkan. Dan nanti akan kami laporkan kepada pak gubernur,’’ ujar Syafrin di Balai Kota, kemarin (17/8).

Untuk hasil evaluasi, Syafrin tidak merincikan karena belum rampung. Namun, secara keseluruhan diakuinya ada peningkatan jumlah penumpang. ’’Jumlah penumpang Transjabodetabek itu terus naik. Memang, yang sedikit stuck itu yang dari Terminal Bekasi - Dukuh Atas (B25),’’ katanya.

Hal senada juga pernah disampaikan Gubernur DKI Pramono Anung. Yakni, Transjabodetabek Bekasi – Dukuh Atas atau B25 merupakan jalur dengan jumlah penumpang paling sedikit.

’’Dari semua rute (Transjabodetabek), sekarang rata-rata sudah di atas 3.000 penumpang per hari. Kecuali satu, yaitu dari Bekasi ke Dukuh Atas. Rupanya karena bersaing dengan KRL dan LRT. Tapi, saya yakin, cepat atau lambat rute dari Bekasi ini akan ramai peminat,’’ ujarnya.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#Gubernur DKI Pramono Anung