Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Tabungan Pelajar Bank Jakarta Tembus Rp 1,7 Triliun, Pemprov DKI Dorong Pelajar untuk Menabung

Masria Pane • Minggu, 24 Agustus 2025 | 18:13 WIB
Gubernur DKI Pramono Anung memberikan semangat kepada para pelajar. Gemar menabung harus terbangun sejak usia dini.
Gubernur DKI Pramono Anung memberikan semangat kepada para pelajar. Gemar menabung harus terbangun sejak usia dini.

JawaPos.com - Pemerintah pusat mendorong anak-anak untuk belajar menabung sejak muda. Dengan menabung, mereka bisa melatih kedisiplinan. Ketika anak-anak rutin menyisihkan uang setiap minggu atau bulan, mereka belajar untuk konsisten terhadap komitmen finansial. Sikap disiplin itu dinilai penting untuk pembentukan karakter di masa depan.

Oleh karena itu, Pemprov DKI juga mendorong pelajar di Jakarta untuk menabung. Bank Jakarta bahkan membukukan portofolio tabungan pelajar sebesar Rp 1,7 triliun dengan total 2,3 juta rekening per Juli 2025. Capaian itu mengantarkan Bank Jakarta meraih penghargaan Kategori Bank Implementasi KEJAR Terbaik Subkategori Bank Pembangunan Daerah dalam ajang KEJAR Award 2025 yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Direktur Kepatuhan Bank Jakarta, Ateng Rivai, menuturkan bahwa capaian itu merupakan bentuk komitmen dalam mendukung inklusi keuangan di Jakarta, khususnya untuk para pelajar di ibu kota.

''Capaian ini merupakan hasil dari sinergi yang baik antara Pemprov DKI Jakarta dengan Bank Jakarta dalam mendorong inklusi keuangan di kota Jakarta melalui program Kartu Jakarta Pintar Plus,'' terangnya. Melalui Program KJP Plus, lanjutnya, membuka akses untuk masa depan yang lebih baik bagi generasi muda di Jakarta.

Selain berhasil memberikan literasi keuangan kepada pelajar, penghargaan dari OJK itu juga diberikan kepada Bank Jakarta karena mencatatkan pertumbuhan signifikan dari sisi jumlah rekening pelajar. Yakni, dari rekening pelajar naik sebesar 6 persen secara YoY. Perinciannya, naik dari 2,2 juta rekening per Juli 2024 menjadi 2,3 juta rekening per Juli 2025.

''Jadi, jumlah bertambah 130 ribu rekening,'' imbuhnya.

Selain itu, Bank Jakarta juga aktif mengakuisisi sekolah untuk memperluas kepemilikan rekening pelajar. Sampai dengan Juli 2025, Bank Jakarta telah mengakuisisi 3.514 sekolah, dengan rata-rata jumlah akuisisi 2.500 rekening pelajar baru setiap bulan selama periode penilaian. Jenjang yang dijangkau mulai dari TK, SD, SMP, SMA, hingga SMK/MA. Dengan cara itu, Bank Jakarta berharap akan semakin banyak pelajar Jakarta bukan hanya paham, tapi juga terbiasa mempraktikkan keuangan digital dalam kehidupan sehari-hari.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#bank jakarta #otoritas jasa keuangan (ojk) #pemprov dki