JawaPos.com - Di pinggiran Kota Jakarta Selatan masih didapati lahan kosong seluas 2,9 hektare. Sayangnya lahan tersebut dibiarkan terbengkalai. Mengetahui hal itu, Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar pun turun tangan meninjau lahan yang terletak di Kelurahan Bintaro itu.
Pasca meninjau lokasi, Anwar mengatakan lahan tersebut akan dioptimalkan untuk fasilitas layanan masyarakat dan pengendalian banjir. Anwar menyebut lahan tersebut diketahui merupakan aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
"Kalau merujuk bukti kepemilikannya ini pembebasan lahan sudah dilakukan sejak tahun 2006, namun belum dimanfaatkan dengan baik hingga sekarang," kata Anwar, Selasa (7/10).
Anwar menjelaskan, lahan ini rencananya akan digunakan untuk pembuatan fasilitas layanan kesehatan dan embung sebagai fasilitas pengendalian banjir. Menurutnya, embung dengan kedalaman lima meter yang akan dibuat mulai hari ini juga dilakukan penyodetan dari dua kali di sekitarnya, yakni Kali Rengas dan Kali Uangan. Kemudian, nantinya juga ditambah adanya joging track dan fasilitas pendukung lainnya.
"Kita buat sodetan dari dua kali itu agar airnya bisa diatur oleh embung ini. Sehingga, air tidak langsung menuju Jalan Swadharma Raya dan menyebabkan banjir pada akses jalannya," ucapnya.
Anwar menambahkan, dengan kolaborasi yang baik antara seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dalam pembangunan seluruh fasilitas di sini, ditargetkan pengerjaan seluruhnya akan selesai dalam waktu kurang lebih tiga bulan. "Semoga selesai tepat waktu agar masyarakat bisa merasakan dampak positifnya segera," tutupnya.
Editor : Arief Indra Dwisetyadi