Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Pemprov DKI Optimistis Penyerapan APBD Capai 90 Persen

Masria Pane • Senin, 24 November 2025 | 22:04 WIB
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) DKI Michael Rolandi Cesnanta Brata.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) DKI Michael Rolandi Cesnanta Brata.

JawaPos.com – Pemprov DKI menargetkan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun ini menembus angka 90 persen. Penyerapan anggaran tahun ini tetap diproyeksikan tinggi meskipun ada kebijakan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun 2025.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) DKI Michael Rolandi Cesnanta Brata menuturkan, jajarannya sedang memproses finalisasi laporan dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). Hal itu karena rincian penyerapan anggaran ada pada masing-masing OPD.

''Ini sudah kami minta konfirmasi kepada masing-masing OPD. Sementara, ini kami masih dapat angka sekitar 90 persen,'' terangnya.

Meski begitu, Michael mengakui bahwa kebijakan efisiensi yang dikeluarkan pemerintah pusat pada Februari lalu memengaruhi penyerapan anggaran tersebut. Makanya, selain penyerapan anggaran, jajarannya juga menghimpun berapa sisa mati anggaran yang terdampak kebijakan efisiensi tersebut.

''Kami juga perlu hitung berapa sisa mati yang betul-betul merupakan hasil efisiensi pengadaan barang dan jasa,'' terangnya.

Menurutnya, jika penyerapan kecil karena dampak efisiensi, BPKD DKI tidak akan mempermasalahkannya. ''Kalau penyerapannya kecil karena hasil efisiensi, itu kan bagus. Jadi, bukan berarti penyerapan kecil itu pasti jelek,'' jelasnya.

Michael menyebutkan, pagu anggaran yang sudah masuk menjadi sisa mati karena efisiensi tidak bisa dibuka saat ini. Hal itu sesuai dengan mekanisme penganggaran yang ada.

''Aturan penganggaran itu tidak bisa dibelanjakan. Apalagi, ini sudah selesai pembahasan anggaran perubahan,'' tambahnya.

Meski dengan kondisi itu, Michael tetap optimistis bahwa penyerapan anggaran tahun ini berpeluang sama dengan capaian tahun lalu, yakni sebesar 92 persen.

''Kemungkinan mendekati ke sana, kami upayakan ke sana (angkanya). Tapi dengan adanya efisiensi, tentu akan kami pilah. Kalau tidak tercapai karena efisiensi, itu tidak masalah,'' jelasnya.

Untuk kepastian angka penyerapan anggaran, Michael mengakui baru bisa dilihat pada Desember mendatang. Sebab, proses finalisasi itu juga akan rampung pada bulan depan. ’’Karena kami juga nanti akan berhitung dengan rencana pembayaran pada bulan-bulan Desember. Kami kan harus siapkan uangnya,'' katanya.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) #pemprov dki