Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Pemprov DKI Gratiskan Pengobatan Warga Tertampak Banjir

Arief Indra Dwisetyadi • Kamis, 29 Januari 2026 | 14:25 WIB

Gubernur DKI Pramono Anung.
Gubernur DKI Pramono Anung.
 
JawaPos.com - Gubernur DKI Pramono Anung memastikan seluruh warga yang terdampak banjir mendapatkan layanan kesehatan gratis. Kebijakan tersebut berlaku di seluruh fasilitas kesehatan milik Pemprov, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit daerah. Kebijakan itu diambilnya untuk memastikan warga Jakarta tetap mendapat pelayanan kesehatan meski kehilangan dokumen akibat banjir. 

‘’Untuk yang terdampak banjir, kalau di Jakarta semuanya gratis. Karena semuanya bisa dilayani di puskesmas maupun rumah sakit,” kata Pramono, Rabu (27/1).

Menurutnya, fasilitas kesehatan milik Pemprov DKI cukup banyak untuk memberikan layanan kesehatan kepada warga yang terdampak banjir tersebut. Perinciannya, 44 puskesmas kecamatan, 292 puskesmas kelurahan, serta 31 rumah sakit daerah yang siap melayani korban banjir tanpa pungutan biaya. 

‘’Kalau ada korban terdampak banjir, maka kami gratiskan,’’ imbuhnya.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah potensi penyakit akibat bakteri dari genangan air. Misalnya, leptospirosis atau yang dikenal masyarakat sebagai penyakit kencing tikus. Penyakit itu menular dari hewan (terutama tikus) ke manusia melalui urine yang mencemari air atau tanah, sering terjadi saat banjir. Gejalanya meliputi demam tinggi, sakit kepala, dan nyeri otot, terutama pada betis. 

‘’Mengenai kencing tikus, saya jadi terngiang-ngiang. Dan ternyata, di Jakarta belum ada. Toh kalau ada, kami pasti akan secara preventif melakukan pencegahan terhadap itu,’’ katanya.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Utara Hendra HIdayat menuturkan, telah berkoordinasi dengan puskesmas kelurahan dan kecamatan untuk pencegahan penyakit pasca banjir kepada warga Jakarta Utara. Upaya pencegahan dilakukan dengan penyemprotan cairan disinfektan saat warga melakukan pembersihan rumah pasca banjir.

“Setelah banjir, kami langsung koordinasi dengan puskesmas untuk memberikan karbol (cairan disinfektan). Pada saat mereka bersih-bersih, kita siram semuanya untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#Gubernur DKI Pramono Anung