JawaPos.com – Kondosi Lalu lintas Jakarta sangat padat. Terlebih, pasca hujan ataupun banjir. Untuk mengatasi kemacetan tersebut, Pemprov DKI terus meningkatkan layanan dan konektivitas transportasi umum di Jakarta. Salah satunya, layanan Transportasi Jakarta (TJ).
Gubernur DKI Pramono Anung menyebutkan, salah satu layanan TJ yang diperluas tahun ini adalah Transjabodetabek. Tahun ini, Pramono ingin membuka rute Transjabodetabek Blok M- Bandara Soekarno Hatta (Soetta).
''Kenapa itu kami lakukan? Karena memang kemacetan selalu terjadi pada pagi hari atau sore hari ketika sekitar empat juta orang masuk ke Jakarta dan kemudian kembali kediamannya masing-masing,'' terang Pramono.
Dengan layanan itu, dia berharap warga penyangga yang aktivitasnya keluar masuk Jakarta setiap hari bisa beralih ke transportasi umum. Pramono lantas menjelaskan, cakupan layanan transportasi umum di Jakarta sudah cukup besar. Untuk TJ sendiri, cakupan layanannya sudah mencapai 92 persen. Karena itu, masyarakat Jakarta maupun penyangga diharapkannya bisa memanfaatkannya dengan baik. ’’Padahal, transportasi kami juga sudah cukup baik, cukup murah,’’ tambahnya.
Untuk mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum, selain tarif murah, Pramono juga memperluas golongan yang menerima subsidi transportasi. Yakni, dengan menggratiskan 15 golongan naik TJ, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta. ''Jadi itulah yang kami dorong dan kalau dilihat memang kemacetan di Jakarta pasti ada, tapi sudah cukup baik,'' katanya.
Memang, meskipun layanan Transjabodetabek itu melayani warga daerah, hingga saat ini, subsidinya sepenuhnya ditanggung Pemprov DKI. Makanya, tarifnya sama dengan layanan TJ di dalam kota, yakni maksimal Rp 3.500.
Sebagai informasi, Pramono tahun lalu menargetkan sepuluh rute baru Transjabodetabek dibuka. Namun, hingga akhir tahun 2025, dari target itu, hanya enam rute yang terealisasi. Perinciannya, Alam Sutera (Tangerang Selatan) - Blok M (Jakarta Selatan) atau Rute S61, Vida Bekasi (Bekasi) - Cawang Sentral (Jakarta Timur) atau Rute B41, PIK 2 (Banten) - Blok M (Jakarta Selatan) atau Rute T31, Sawangan (Depok) - Lebak Bulus (Jakarta Selatan) atau Rute D41, Bogor - Blok M (Jakarta Selatan) atau Rute P11, serta Bekasi – Dukuh Atas (B25).
Editor : Arief Indra Dwisetyadi