JawaPos.com - Universitas Indonesia (UI) membuka Program Studi Sarjana Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence atau AI) yang mulai menerima mahasiswa baru pada tahun akademik 2026. Program studi ini berada di bawah Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) UI dan menjadi langkah strategis kampus tertua di Indonesia dalam merespons perubahan cepat dunia industri dan teknologi.
Rektor Universitas Indonesia, Prof. Heri Hermansyah, mengatakan, pembukaan Program Studi AI merupakan bentuk adaptasi UI terhadap perkembangan zaman yang tidak bisa lagi dihadapi dengan pendekatan pendidikan konvensional.
“Universitas Indonesia harus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Kita tidak bisa hanya bersandar pada program studi yang konvensional,” kata dia usai Dies Natalis UI ke-76, di Kampus UI, Depok, Senin (2/2).
Dia menjelaskan, penerapan kecerdasan artifisial saat ini sudah semakin luas dan masuk ke berbagai aspek kehidupan, termasuk di lingkungan akademik. Bahkan, mahasiswa sudah akrab menggunakan teknologi AI untuk membantu penulisan maupun pencarian pengetahuan.
“Kita bisa melihat sendiri bahwa AI sudah semakin teraplikasikan di berbagai sisi kehidupan. Mahasiswa membuat tulisan atau narasi, ketika masuk ke AI sudah keluar hasilnya. Berbagai pengetahuan juga bisa diakses di sana,” ujarnya.
Menurut dia, perkembangan tersebut tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, perguruan tinggi justru harus terlibat aktif dalam pengembangan dan penguasaan teknologi AI, khususnya untuk menjawab kebutuhan dunia industri di masa depan.
“Kita tidak bisa menghindari itu, jadi kita harus terlibat dalam pengembangan ke depan. Untuk mengantisipasi perubahan di dunia industri terkait penggunaan AI, Universitas Indonesia merasa harus terlibat dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang AI secara spesifik,” katanya.
Atas dasar itu, UI mendorong Fakultas Ilmu Komputer untuk menghadirkan program studi yang secara khusus fokus pada kecerdasan artifisial. Program ini disiapkan sejak tahun sebelumnya dan kini resmi dibuka untuk penerimaan mahasiswa baru.
“Di situlah kemudian kita mendorong Fakultas Ilmu Komputer untuk melahirkan program studi yang spesifik AI. Kita lahirkan tahun lalu dan hari ini kita buka, serta akan menerima mahasiswa untuk pertama kalinya,” ujar Prof. Heri.
Dia berharap kehadiran Program Studi Sarjana Kecerdasan Artifisial UI dapat berkontribusi dalam pengembangan ekosistem AI nasional dan menjembatani kebutuhan industri dengan dunia akademik.
“Program studi AI ini diharapkan akan mewarnai perkembangan AI di Indonesia dan di industri khususnya,” katanya.
Editor : Arief Indra Dwisetyadi