JawaPos.com – Jakarta sebagai ibu kota negara memiliki citra yang identik dengan cahaya gedung-gedung pencakar langit dengan penduduk yang padat. Akan tetapi, Jakarta juga ternyata masih menyimpan banyak destinasi wisata berbasis alam yang belum banyak diketahui publik.
Tak hanya sekedar rekreasi, destinasi tersebut juga mengusung konsep ekowisata, memperhatikan kelestarian alam sekaligus mengembangkan ekonomi.
Di sela hiruk pikuk kota, tren wisata alam masih terus eksis, bahkan semakin banyak peminatnya. Hal ini karena masyarakat urban juga masih membutuhkan destinasi untuk melepas penat, dan salah satunya adalah dengan mengunjungi ekowisata yang tidak jauh dari pusat aktivitas harian mereka. Kehadiran destinasi ekowisata di sekitar Jakarta bisa menjadi alternatif menarik untuk liburan singkat.
Baca Juga: Budaya Ngopi Cepat di Jakarta dan Santai di Kota Lain
Terdapat beberapa destinasi ekowisata sekitar Jakarta yang sudah terkenal, seperti curug setu, atau telaga. Namun, karena popularitasnya, destinasi-destinasi tersebut tak jarang dipenuhi wisatawan, khususnya saat weekend atau periode liburan. Padahal, masih terdapat banyak destinasi ekowisata di Jakarta dan sekitarnya yang menarik dan belum banyak dikunjungi oleh warga, berikut beberapa diantaranya.
Hutan Kota Srengseng
Berlokasi di Jakarta Barat, Hutan Kota Srengseng menjadi salah satu ruang hijau yang menawarkan suasana alami selayaknya hutan di tengah perkotaan. Dengan luas 15 hektar, kawasan ini dipenuhi pepohonan rindang sehingga udaranya cenderung lebih sejuk. Total terdapat lebih dari 10 ribu pohon yang terdiri atas 60 spesies pohon berbeda mengisi setiap jengkal tanah di Hutan Kota Srengseng.
Tidak hanya hutan, keberadaan danau buatan juga menambah daya tarik tempat ini sebagai destinasi ekowisata. Terdapat jogging trek, sarana dan prasarana untuk bermain, serta tempat untuk keluarga. Fasilitas-fasilitas tersebut juga diharapkan bisa menunjang aktivitas santai seperti jogging, piknik, atau fotografi alam.
Taman Tabebuya
Baca Juga: Jalan Garuda Jadi Surga Pempek di Tengah Jakarta
Taman ini dikenal karena keindahan pohon tabebuya yang bisa berubah menyerupai pohon bunga sakura. Perubahan ini bisa terjadi saat musim semi, bunga-bunga bermekaran, dan destinasi taman ini akan dipenuhi dengan guguran bunganya. Pemandangan ini juga masih jarang diketahui oleh banyak orang.
Selain keindahan visual, taman ini juga merupakan destinasi ramah keluarga. Taman Tabebuya memiliki area duduk, danau, hingga jalur jogging yang bisa digunakan dengan nyaman. Dengan akses yang juga gratis, tempat ini cocok untuk yang ingin mengunjungi ekowisata santai, untuk liburan singkat, dan tanpa biaya yang besar.
Hutan Mangrove Muara Gembong
Selain yang ada di PIK, Jakarta juga memiliki destinasi wisata hutan mangrove lagi di tempat lain, yaitu Hutan Mangrove Muara Gembong. Kawasan ini memiliki dua fungsi utama yaitu fungsi ekologi dan fungsi pemanfaatan. Hutan mangrove ini dianggap berhasil menjalankan fungsi ekologisnya untuk menahan abrasi sekaligus menjadi destinasi ekowisata yang layak untuk dikunjungi.
Suaka Margasatwa Muara Angke
Baca Juga: Kesenjangan Disorot, Kinerja ASN Kota Bandung Diminta Lebih Optimal
Terletak di Jakarta Utara, Suaka Margasatwa Muara Angke merupakan kawasan konservasi yang tidak hanya menyimpan keanekaragaman hayati tapi juga memiliki ekosistem yang masih alami. Hutan mangrove yang ada telah menjadi rumah bagi berbagai jenis burung dan satwa liar. Ini yang membuat tempat ini tidak hanya sesuai bagi wisatawan yang mencari ketenangan alam, tapi juga bagi yang ingin mengamati berbagai jenis fauna yang menetap secara alami.
Kepulauan Seribu
Kepulauan Seribu memiliki banyak destinasi pulau yang belum terlalu dikenal oleh masyarakat tapi merupakan destinasi ekowisata yang sangat direkomendasikan. Selain menikmati ekosistem yang ada di permukaan, di Kepulauan Seribu, wisatawan juga bisa menikmati ekosistem bawah laut melalui agenda snorkeling. Saat ini, sudah banyak agen yang menawarkan trip singkat kepada wisatawan yang tidak mempunyai waktu banyak untuk liburan.
Kelima destinasi tersebut menjadi bukti bahwa wisata ala, tidak selalu harus jauh dari pusat kota. Dengan konsep ekowisata, tempat-tempat ini menawarkan pengalaman liburan yang lebih bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan. Selain menyenangkan, wisata ini juga bisa memberikan inside baru terkait lingkungan di sekitar.
Editor : Bintang Pradewo