JawaPos.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menanam sebanyak 21.060 mangrove secara serentak di lima kawasan pantai Jakarta pada Minggu (26/7).
Aksi ini dilakukan guna mencegah abrasi serta memperluas area ruang terbuka hijau di ibu kota.
Aksi penghijauan skala besar ini digelar dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, sekaligus bagian dari rangkaian agenda menuju peringatan 500 Tahun Jakarta.
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno menuturkan, sebanyak 350 peserta dari lintas sektor, mulai dari jajaran pemerintah, akademisi, pelajar, dunia usaha, hingga komunitas masyarakat ikut dilibatkan dalam aksi kali ini.
Baca Juga: Transaksi FJGS 2026 Tembus Rp 26,8 Triliun, Rekor Pesta Diskon Jakarta
"Hari ini kita menargetkan penanaman 21.060 bibit mangrove dengan melibatkan hampir 350 peserta," ujar Rano Karno saat ditemui di Taman Wisata Alam Angke Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (26/7).
Sebar Bibit di 5 Kawasan Strategis
Aksi penanaman mangrove ini difokuskan pada lima titik vital di sepanjang pesisir Utara Jakarta.
Yaitu Hutan Produksi Angke Kapuk, Hutan Lindung Angke Kapuk, Pelabuhan PT KCN, Kawasan Ekomarin Muara Angke, serta Kawasan KOMAH Muara Angke.
Hutan Produksi Angke Kapuk ditunjuk sebagai pusat kegiatan utama. Lokasi ini merupakan lahan baru seluas 1,73 hektare yang diperoleh dari kompensasi Izin Penggunaan Kawasan Hutan (IPPKH) PT Kapuk Naga Indah, yang kini disiapkan sebagai area hijau pesisir.
Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Perawatan Long-Term
Rano Karno menegaskan, pemulihan lingkungan pesisir tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata.
Keberlanjutan kawasan mangrove sangat bergantung pada pengawasan dan perawatan berkala secara kolaboratif.
"Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Dibutuhkan partisipasi pemerintah, perguruan tinggi, sekolah, dunia usaha, komunitas, dan seluruh masyarakat," tuturnya.
Melalui penanaman serentak ini, Pemprov DKI berharap fungsi ekologis kawasan pesisir Jakarta semakin solid dalam menahan laju abrasi serta memulihkan keanekaragaman hayati laut.
"Kami berharap kegiatan ini semakin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga dan menanam mangrove, sehingga ruang hijau pesisir Jakarta terus bertambah dan ekosistemnya semakin lestari," imbuh Rano.
Baca Juga: Lomba Perahu Naga Festival Cisadane 2026, Cek Jadwal dan Itinerary Kuliner Murahnya
Editor : Bayu Putra