Agnes Rahajeng Tampil Memukau di Miss Supranational 2026, Bawa Budaya Jawa dan Bali

Glendy Burnama • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 13:56 WIB
Agnes Rahajeng tampil pada preliminary Miss Supranational 2026 dengan gaun emas karya Hian Tjen dan membawakan budaya Jawa-Bali. (Dok. IST)
Agnes Rahajeng tampil pada preliminary Miss Supranational 2026 dengan gaun emas karya Hian Tjen dan membawakan budaya Jawa-Bali. (Dok. IST)

JawaPos.com - Agnes Rahajeng melewati salah satu tahapan penting di Miss Supranational 2026 dengan penampilan yang memadukan keanggunan dan kekayaan budaya Indonesia. Puteri Indonesia 2026 itu juga mengusung identitas Jawa-Bali dalam penampilan bakatnya di Nowy Sacz, Polandia, Selasa (28/7). Penampilan tersebut menjadi salah satu penilaian penting untuk menentukan kontestan yang lolos ke 24 besar pada malam final.

Pada sesi swimwear, perempuan berdarah Jawa-Bali itu tampil mengenakan one piece swimwear hitam beraksen putih yang dipadukan dengan cape putih.

Memasuki sesi evening gown, Agnes tampil anggun mengenakan gaun kristal dan sequin berwarna emas berpotongan halter dan high slit rancangan desainer Hian Tjen. Penampilannya dilengkapi perhiasan dan tusuk konde emas karya Rinaldy A. Yunardi.

"Saya bersyukur karena untuk busana, saya dibantu oleh tim Yayasan Puteri Indonesia, Mustika Ratu, dan juga orang-orang berbakat yang hebat. Kami ada puluhan meeting dan fitting untuk penampilan terbaik dan menunjukkan bahwa desainer Indonesia punya karya bagus," ujar Agnes.

Hasil preliminary evaluation akan menjadi salah satu penentu lolos atau tidaknya peserta ke babak 24 besar saat malam final yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Juli malam waktu Polandia atau 1 Agustus dini hari waktu Indonesia.

Sebelumnya, Agnes juga mengikuti kategori Supra Talent melalui sebuah video penampilan yang menampilkan beragam kemampuannya.

Dalam video tersebut, Agnes memperlihatkan bakat menari, menyanyi, dan bela diri. Untuk tarian, ia memilih iringan lagu Gundul Gundul Pacul dari Jawa dan Janger dari Bali sebagai representasi akar budayanya.

Koreografi yang memadukan gerakan tradisional dan modern tersebut dirancang oleh Angga Arisnanta. Sebagai penutup penampilan, Agnes memperagakan atraksi bela diri.

"Penampilan ini hasil brainstorming antara Agnes dan tim dengan mengangkat tema 3B (Blora, Bali, dan Banten). Pemilihan ketiga daerah didasarkan pada perjalanan hidup Agnes yang berasal dari Blora, Jawa Tengah, kemudian tinggal di Bali sejak SD hingga SMA, dan saat ini berdomisili di Banten serta mewakili Provinsi Banten di ajang Puteri Indonesia," ujar Angga saat diwawancarai Jawa Pos kemarin (29/7).

Baca Juga: Felicia Angelica Juara The Icon Indonesia 2026, Siap Bercerita Lewat Lagu

Menurut Angga, Agnes memiliki kemampuan vokal dan tari yang baik. Unsur seni bela diri kemudian ditambahkan untuk memperkuat dinamika pertunjukan.

"Proses persiapan dilakukan dalam empat kali latihan yang berlangsung dengan baik dan efektif," tambah Angga.

Music director Arsha turut menggubah aransemen yang memadukan instrumen tradisional Jawa, Bali, dan Banten dengan beat modern, sekaligus menyelaraskannya dengan karakter vokal Agnes.

"Surprisingly, suara Agnes ternyata sangat bagus. Dia benar-benar berbakat menjadi seorang penyanyi. Proses rekaman kurang dari 2 jam dan tidak butuh banyak proses editing vokal. Jadi tidak perlu latihan khusus, hanya memberikan sedikit input ketika proses rekaman," ujar Arsha.

(len)

Editor : Hendra
Sumber : Jawa Pos Koran
Agnes Rahajeng Miss Supranational 2026 Puteri Indonesia 2026 Hian Tjen Rinaldy A. Yunardi