Polisi Terjunkan Puslabfor Usut Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta

Bintang Pradewo • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 10:39 WIB
Kepolisian terjunkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk memastikan titik awal dan penyebab kebakaran Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta pada Jumat (7/8) malam. (Antara)
Kepolisian terjunkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk memastikan titik awal dan penyebab kebakaran Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta pada Jumat (7/8) malam. (Antara)

JawaPos.com - Kepolisian terjunkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk memastikan titik awal dan penyebab kebakaran Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta pada Jumat (7/8) malam.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Reynold E.P Hutagalung, mengatakan untuk mendalami penyebab kebakaran pada gedung Bapenda kepolisian akan terus mencari informasi.

Dimana, berdasarkan informasi awal menyebut kebakaran bermula dari lantai 11 yang saat ini sedang menjalani renovasi.

“Untuk memastikan sumber api tentunya nanti baik dari saksi-saksi dan Puslabfor, Pusat Laboratorium Forensik Polri, yang akan turun dan dapat menentukan sumber titik api dan penyebab api tersebut” ujar Reynold kepada wartawan, Sabtu (8/8).

Reynold mengatakan, polisi akan meminta keterangan secara intensif dari saksi yang mengetahui awal terjadinya kebakaran, baik orang yang berada di sekitar Gedung Bapenda maupun pegawai yang masih berada di dalam gedung ketika kebakaran terjadi.

“Kami akan lanjutkan secara intensif untuk meminta keterangan kepada saksi-saksi yang mengetahui sejak awal terjadinya peristiwa, baik di sekitaran Gedung Bapenda ini ataupun yang masih berada di dalam Bapenda yang kita ketahui bersama tadi juga ada yang sudah dilakukan evakuasi ataupun beberapa pegawai yang masih ada,” ujarnya.

Sementara itu, polisi telah meminta keterangan awal dari sekitar 10 orang di lapangan. Pemeriksaan akan dilanjutkan untuk menggali informasi dari orang-orang yang mengetahui awal kejadian.

Reynold mengatakan, untuk memastikan keamanan di sekitar lokasi kejadian, polisi berkordinasi dengan jajaran Kodim 0501 Jakarta Pusat. Dimana, sekitar 125 personel kepolisian, sekitar 50 personel dari jajaran Kodim 0501 Jakarta Pusat diterjunkan ke lokasi.

Ia menyebut personel gabungan tersebut bertugas mengamankan lokasi, terutama memastikan akses petugas pemadam kebakaran (Damkar) tidak terhambat. Polisi juga memprioritaskan ambulans agar dapat bersiaga jika terdapat korban.

 

“Tujuannya kami berada di sini memberikan keamanan dalam rangka akses masuk khusus Damkar sejak awal sehingga tidak terhambat atau tidak terkendala. Begitu juga mengutamakan ambulans yang ada supaya bisa standby bilamana ada korban,” ucapnya.

(Djati Waluyo/ JawaPos.com)

Editor : Bintang Pradewo
kebakaran gedung bapenda dki Bapenda DKI kebakaran