Olah TKP Ulang di Sekolah Pondok Pinang, Polisi Temukan Lagi Airsoft Gun dan Amunisi

Yogi Wahyu Priyono • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:47 WIB
Polisi kembali menemukan airsoft gun, amunisi, dan komponen senjata saat olah TKP ulang di sekolah Yayasan Harapan Ibu, Pondok Pinang. (Dok. Jawa Pos)
Polisi kembali menemukan airsoft gun, amunisi, dan komponen senjata saat olah TKP ulang di sekolah Yayasan Harapan Ibu, Pondok Pinang. (Dok. Jawa Pos)

JawaPos.com—Polisi kembali menemukan airsoft gun, amunisi, serta berbagai suku cadang terkait dalam olah tempat kejadian perkara (TKP) ulang di lingkungan sekolah yang dikelola Yayasan Harapan Ibu di Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

Olah TKP itu dilakukan atas permintaan langsung pihak yayasan untuk memastikan tidak tersisa benda-benda yang berpotensi membahayakan.

Di dua pemeriksaan sebelumnya, polisi juga mendapati berbagai temuan mengejutkan. 

“Secara keseluruhan, tercatat sebanyak 30 butir atau benda yang berkaitan dengan senjata, senjata angin, amunisi, dan komponen pendukungnya berhasil ditemukan,” ungkap Kanitkrimum Reskrim Polres Jakarta Selatan Ipda Alpino de Tech tentang olah TKP pada Senin (10/8) itu kemarin (11/8).

Alpino menyebut, pemeriksaan kali ini difokuskan pada tiga ruangan yang sebelumnya juga telah dipantau oleh tim Reskrim Polres Jaksel. Ketiganya adalah ruangan mantan ketua pengurus yayasan, ruangan sekretaris, serta ruangan sarana prasarana.

Unit Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan berkolaborasi dengan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri dalam melakukan pemeriksaan. Terungkap pula bahwa senjata airsoft gun yang ditemukan berada dalam kondisi rusak dan tidak lagi utuh.

Sementara di bagian ruang bawah atau basement yang saling terhubung dengan ruangan melalui tangga yang sempat diduga sebagai ruang khusus atau bunker, tim tidak menemukan apa pun.

Menurut Alpino, ruangan tersebut sejatinya merupakan ruang bawah tanah biasa yang berfungsi sebagai penghubung antarruang dan bukan bunker sebagaimana yang beredar dalam kabar yang berkembang.

Seusai seluruh rangkaian pemeriksaan dianggap tuntas dan dipastikan tidak lagi ditemukan barang-barang mencurigakan, garis pembatas kepolisian atau police line resmi dicabut.

Sisa-Sisa Barang

Sementara itu, Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan, Untung Sangaji, menjelaskan, sisa-sisa barang yang ditemukan di lokasi berupa sejumlah airsoft gun telah diamankan dan diangkat petugas. Ia pun berharap persoalan tersebut dapat segera terungkap seutuhnya.

“Selama ini tempat ini dijadikan tempat penyimpanan senjata yang baru terungkap 5 Agustus lalu, padahal konon sudah tersembunyi sejak 1999 hingga 2025,” ungkapnya.

Menanggapi pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang saat ini masih berlangsung secara pembelajaran jarak jauh hingga Jumat (14/8) mendatang, Untung belum bisa memberikan kepastian. Sebab, belum seluruh bagian bangunan, terutama ruang bawah tanah atau bunker, telah diperiksa sepenuhnya.

“Kita belum tahu apa yang ada di bawah yang belum dibuka. Barang bukti yang ada nanti akan kami dokumentasikan lewat rekaman video dan kami tetap akan mendampingi petugas saat pemeriksaan lanjutan,” tambahnya. (ygi/ttg)

Editor : Hendra
Sumber : Jawa Pos Koran
airsoft gun Olah TKP Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang jakarta selatan