Tak Hanya Ayam Taliwang, 4 Kuliner Khas Lombok yang Layak Dicoba!

Nikita Salsabila Suhatri • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:02 WIB
Sate Bulayak menjadi salah satu kuliner khas Lombok yang menarik untuk dicoba. (lomboksumbawatourism.ntbprov.go.id)
Sate Bulayak menjadi salah satu kuliner khas Lombok yang menarik untuk dicoba. (lomboksumbawatourism.ntbprov.go.id)
JawaPos.com - Jika mendengar kata Lombok, Ayam Taliwang mungkin menjadi salah satu kuliner yang langsung terlintas di pikiran. Namun, kuliner khas Pulau Lombok tidak hanya berhenti pada sajian ayam berbumbu pedas tersebut saja.
Ada sejumlah makanan tradisional lain yang mempunyai cita rasa dan keunikannya masing-masing, Mulai dari Sate Rembiga hingga Bebalung.
Beragam kuliner tersebut menawarkan pengalaman yang berbeda bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih jauh kekayaan kuliner Lombok. Setiap hidangan memiliki ciri khas tersendiri, mulai dari olahan daging dengan cita rasa pedas dan kaya rempah hingga sajian berbahan sayuran yang terasa segar.

Baca Juga: Liburan ke Bukittinggi? Rekomendasi Nasi Kapau dan Teh Talua Legendaris Yang Wajib Kamu Cobain!

Tak hanya memiliki cita rasa yang beragam, beberapa kuliner khas Lombok juga memiliki keunikan dari bahan, cara pengolahan, hingga penyajiannya. Lantas, apa saja kuliner Lombok selain Ayam Taliwang yang layak dicoba?
 
1. Sate Rembige
 
Bagi pecinta makanan pedas, Sate Rembige bisa menjadi salah satu kuliner khas Lombok yang layak untuk dicoba. Hidangan yang satu ini berasal dari kawasan Rembige di kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
 
Berbeda dengan kebanyakan sate pada umumnya, Sate Rembige menggunakan daging sapi sebagai bahan utama dan bumbu rempah yang khas. Proses marinasi dari potongan daging sapi dengan bumbu rempah khas ini membuat cita rasa Sate Rembige menjadi lebih kuat sebab bumbu pedasnya meresap hingga ke dalam. 
 
2. Sate Bulayak
 
Selain Sate Rembige, Sate Bulayak juga menjadi salah satu kuliner khas Lombok yang menarik untuk dicoba. Hidangan ini menggunakan potongan daging sapi dan jeroan yang dibakar, kemudian disajikan bersama bulayak, yaitu lontong yang berbentuk memanjang dan dibungkus dengan daun aren. 
 
Baca Juga: Polda Metro Jaya Bongkar Meterai Palsu, Kerugian Negara Rp 1 triliun
 
Nama bulayak sendiri merujuk pada lontong dalam bahasa Sasak. Cara membuka bulayak juga cukup unik karena bungkusnya dilepas dengan gerakan memutar sebelum disantap bersama sate dan sausnya yang lezat.
 
3. Bebalung
 
Bagi wisatawan yang ingin mencicipi hidangan berkuah, Bebalung bisa menjadi pilihan kuliner khas Lombok. Nama Bebalung sendiri berasal dari kata “balung” dalam bahasa Sasak yang berarti tulang. 
 
Hidangan ini berupa sup berbahan daging dan tulang sapi yang dimasak bersama rempah-rempah dalam waktu cukup lama hingga menghasilkan kaldu yang kaya rasa. Bebalung biasanya disajikan bersama nasi putih dan sambal, dengan cita rasa gurih, pedas, dan segar yang khas.
 
4. Beberuk Terong
 
Tak hanya berupa hidangan berbahan daging, Lombok juga memiliki Beberuk Terong yang cocok bagi wisatawan pencinta makanan segar dan pedas. Hidangan ini menggunakan terong yang dipotong kecil-kecil, kemudian dicampur dengan tomat, irisan mentimun dan kacang panjang lalu disiram sambal pedas yang segar.
 
Terong yang digunakan dapat berupa terong mentah maupun terong yang terlebih dahulu direndam dalam air panas untuk membuat teksturnya lebih lunak. Perpaduan terong, sambal, dan bahan pelengkap lainnya menghasilkan cita rasa pedas, manis, asam, dan segar. Beberuk Terong biasanya disajikan sebagai pendamping makanan utama, sehingga bisa menjadi pilihan untuk melengkapi sajian khas Lombok.
Editor : Bintang Pradewo
ayam taliwang kuliner khas lombok sate bulayak beberuk terong