Sinergi Indonesia–Jepang, Alutsista Militer Dikerahkan Padamkan Karhutla di Kalimantan

Nabila Rahil Ainanisa • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 18:26 WIB
Helikopter CH-47 Chinook milik Jepang dipersiapkan untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. (WDBO)
Helikopter CH-47 Chinook milik Jepang dipersiapkan untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. (WDBO)

JawaPos.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan TNI terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Upaya tersebut dilakukan dengan mengoptimalkan kemampuan nasional serta memperkuat kerja sama kemanusiaan dengan negara sahabat.

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin memastikan dukungan Jepang untuk membantu pemadaman karhutla di Kalimantan segera tiba. Bantuan ini menjadi bagian dari kerja sama pertahanan dan hubungan bilateral Indonesia–Jepang dalam menghadapi situasi darurat dan bencana.

Dalam operasi tersebut, Jepang mengerahkan tiga unit helikopter CH-47 Chinook untuk mendukung pemadaman dari udara atau water bombing. Helikopter itu dibawa menggunakan kapal militer Jepang, JS Kunisaki, bersama personel yang terlibat dalam operasi.

Baca Juga: Tunggakan Sewa Berujung Pengusiran, Warga Rusun Jakarta Lakukan Aksi Protes di Gedung DPRD DKI

Helikopter Chinook memiliki kapasitas angkut besar sehingga dapat membantu menjangkau titik-titik kebakaran prioritas, termasuk wilayah yang sulit diakses melalui jalur darat. Kehadiran alutsista tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pemadaman yang dilakukan Indonesia.

Sjafrie mengatakan, bantuan Jepang merupakan bentuk nyata hasil diplomasi pertahanan dan hubungan bilateral kedua negara. Menurutnya, kerja sama pertahanan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kemampuan militer, tetapi juga mencakup solidaritas dan semangat saling membantu saat negara sahabat menghadapi bencana.

“Kerja sama pertahanan, kalau ada teman yang susah, dia balik membantu,” ujar Sjafrie.

Meski demikian, Sjafrie menekankan bahwa Indonesia tetap memiliki kemampuan nasional dalam menangani bencana. Dukungan dari Jepang menjadi bagian dari semangat sense of responsibility dalam hubungan bilateral, yakni memberikan dukungan ketika negara sahabat menghadapi kondisi sulit.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Tempat Karaoke di Jakarta, Cocok Untuk Hangout bareng bestie!

Di tengah persiapan teknis dan logistik operasi, interaksi antara personel militer Jepang dan masyarakat lokal turut memperlihatkan sisi humanis dari kerja sama tersebut. Sapaan spontan warga kepada para personel Jepang menunjukkan bahwa hubungan Indonesia–Jepang tidak hanya berlangsung di tingkat pemerintahan dan pertahanan, tetapi juga hadir melalui interaksi langsung dengan masyarakat.

Kerja sama penanganan karhutla ini sekaligus menegaskan bahwa kemampuan militer dapat digunakan untuk melindungi masyarakat dan memperkuat solidaritas antarnegara.

Editor : Bintang Pradewo
Jepang helikopter karhutla kalimantan