JawaPos.com - Rambut yang tersangkut di sisir, bertebaran di lantai, sampai memenuhi saluran air kamar mandi memang kadang bisa bikin panik. Apalagi kalau akhir-akhir ini kamu merasa rambut yang rontok cukup banyak dari biasanya. Padahal, rambut rontok sebenarnya merupakan hal yang wajar dan bisa dialami oleh siapa saja.
Di setiap harinya, ada rambut yang lepas sebagai bagian dari siklus pertumbuhannya. Namun, kalau kerontokan terjadi secara terus menerus, jumlahnya terasa jauh lebih banyak, atau mulai membuat rambut terlihat menipis, sebaiknya kamu perlu mulai memperhatikannya.
Sebagaimana dilansir dari Mayo Clinic, seseorang umumnya bisa kehilangan sekitar 50-100 helai rambut setiap hari. Jumlah tersebut masih termasuk normal karena rambut baru juga terus tumbuh. Namun, masalah bisa muncul ketika rambut yang rontok tidak lagi tergantikan dengan pertumbuhan rambut baru dalam jumlah yang cukup. Karena itu, sebelum mencoba berbagai cara untuk mengatasi rambut rontok, ada baiknya kamu mengetahui terlebih dahulu apa saja yang mungkin menjadi penyebabnya.
Dilansir dari Alodokter, penyebab rambut rontok cukup beragam. Kondisi ini tidak selalu terjadi karena kamu salah merawat rambut. Faktor genetik, misalnya, merupakan salah satu penyebab yang cukup umum dan biasanya terjadi secara bertahap seiring bertambahnya usia. Kemudian, perubahan hormon juga bisa memengaruhi kondisi rambut.
Selain itu, beberapa kondisi kesehatan juga bisa membuat rambut lebih mudah rontok. Mayo Clinic menyebut penyakit tertentu seperti infeksi kulit kepala hingga gangguan autoimun bisa berkaitan dengan kerontokan rambut. Beberapa jenis obat pun juga bisa menyebabkan kerontokan rambut sebagai efek samping, termasuk obat yang digunakan untuk menangani penyakit seperti kanker, ganggian jantung, tekanan darah tinggi, dan juga asam urat.
Selain faktor dari dalam tubuh, kebiasaan sehari-hari juga turut berpengaruh. Misalnya, terlalu sering menggunakan alat styling yang panas, mewarnai rambut, atau menata rambut dengan gaya yang terlalu kencang bisa menyebabkan rambut mengalami kerusakan.
Stres berat juga bisa memicu peningkatan kerontokan rambut, yang pada beberapa kondisi bersifat sementara. Tak hanya itu, kekurangan asupan nutrisi dan penurunan berat badan secara drastis juga bisa menjadi pemicunya.
Dengan mengetahui kemungkinan penyebabnya, kita bisa lebih bijak dalam menentukan langkah perawatannya karena tidak semua penyebab membutuhkan perawatan yang sama. Ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan sebagai bagian dari upaya mengatasi rambut rontok. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini 5 cara yang bisa diterapkan untuk membantu mengatasi rambut rontok.
1. Keramas Secukupnya
Buat sebagian orang, keramas setiap hari mungkin sudah menjadi kebiasaan. Namun, frekuensi tersebut belum tentu cocok untuk semua orang, terutama jika rambutmu sedang mengalami kerontokan. Mengatur kembali rutinitas keramas bisa menjadi salah satu langkah sederhana yang bisa kamu coba.
Dilansir dari Alodokter, terlalu sering mencuci rambut bisa membuat helaian rambut menjadi kering, rapuh, dan lebih mudah patah. Idealnya keramas dilakukan satu hingga tiga kali dalam seminggu dan setelah keramas ada baiknya jangan menggosok rambut dengan handuk terlalu keras. Cukup tekan atau tepuk-tepuk perlahan untuk mengurangi airnya.
2. Perlakukan Rambut Dengan Lembut
Saat rambut sedang rentan rontok, rambut butuh perlakukan serba hati - hati. Misalnya saat menyisir, mengeringkan, atau mengikat rambut sebaiknya dilakukan dengan lebih pelan supaya rambut tidak mendapat tarikan atau tekanan berlebih.
Sebagaimana dilansir dari Mayo Clinic, gunakan sisir bergigi jarang saat menyisir rambut, terutama ketika rambutmu masih dalam keadaan basah. Lalu, hindari juga penggunaan alat styling panas secara berlebihan serta gaya rambut yang bisa menarik rambutmu terlalu kencang, misalnya diikat atau dikepang terlalu kuat.
3. Cukupi Nutrisi Tubuh
Merawat rambut sebetulnya bukan cuma soal apa yang kamu pakai dari luar. Apa yang kamu konsumsi sehari-hari juga penting untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuhmu.
Dilansir dari Kemenkes, asupan nutrisi yang sehat dan seimbang merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan rambut. Beberapa nutrisi yang disebut penting antara lain protein dan omega-3, vitamin, zinc, serta zat besi. Karena itu, ketika kamu sedang mengalami kerontokan, penting untuk memastikan pola makanmu tetap seimbang dan kebutuhan nutrisi tubuhmu tidak terabaikan.
4. Kelola Stress dan Tidur yang Cukup
Pernah merasa rambutmu jadi lebih banyak rontok setelah melewati waktu yang cukup berat? stres berlebihan memang bisa menjadi salah satu pemicu kerontokan rambut meskipun kondisi ini biasanya bersifat sementara.
Kemenkes menyebut penerapan pola hidup sehat, termasuk meredakan stres, berolahraga secara rutin, meluangkan waktu untuk relaksasi atau meditasi, serta mencukupi waktu tidur, dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan rambut. Jadi, menjaga kesehatan rambut juga bisa dimulai dari memberikan tubuhmu waktu yang cukup untuk beristirahat dan mengelola tekanan sehari-hari.
5. Coba Bahan Alami dengan Bijak
Selain mencukup nutrisi tubuh dan mengelola stress, penggunaan bahan-bahan alami sering jadi pilihan bagi orang yang ingin melakukan perawatan rambut di rumah misalnya seperti penggunaan minyak kelapa dan juga lidah buaya.
Dilansir dari Alodokter, kandungan asam lemak dalam minyak kelapa bisa membantu merawat rambut dan mendukung pertumbuhannya. Cukup oleskan minyak kelapa ke kulit kepala secukupnya lalu pijat lembut dengan gerakan memutar, setelah itu ratakan sisa minyak di tanganmu ke seluruh rambut dan diamkan semalaman dengan ditutup handuk, kemudian keramas hingga bersih keesokan harinya.
Bukan cuma minyak kelapa, lidah buaya pun juga bisa kamu gunakan sebagai masker rambut karena mengandung sejumlah vitamin dan kolin yang disebut bisa membantu menguatkan rambut.
Meski begitu, sebaiknya anggap bahan-bahan tersebut sebagai perawatan pelengkap, bukan obat. Hasilnya pun bisa berbeda pada setiap orang, jadi jangan berharap kerontokan langsung berhenti setelah sekali pemakaian. Kalau kulit kepalamu terasa gatal, perih, atau mengalami reaksi yang tidak nyaman, sebaiknya segera hentikan penggunaannya.
Setelah kamu mengetahui penyebab dan cara mengatasinya, perlu diingat bahwa merawat rambut juga butuh waktu. Rambut tidak akan langsung terlihat lebih sehat hanya dalam satu atau dua hari karena pertumbuhan rambut memang mengikuti siklusnya sendiri. Jadi, coba lakukan kebiasaan baik ini secara konsisten dan berikan waktu untuk melihat perkembangannya.
Namun, kalau kamu sudah melakukan berbagai langkah di atas tapi rambutmu masih tetap saja rontok, sebaiknya jangan menunda untuk berkonsultasi ke dokter karena penanganan rambut rontok bergantung pada penyebabnya. Dengan berkonsultasi pada dokter, kamu bisa mengetahui penyebab yang mendasarinya dan mendapatkan perawatan yang tepat.
Editor : Bintang Pradewo