Polisi memastikan tak ada korban jiwa dalam insiden yang terjadi pada Senin (10/8) malam pukul 22.40 di Jalan Raya Padangan-Ngawi, Desa Prangi, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, itu.
“Kejadian sudah ditangani dan kecelakaan melibatkan tiga kendaraan beruntun, yakni satu Alphard dan dua truk,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Septian Nur Pratama di Bojonegoro, seperti dikutip dari Antara.
Menurut Kapolsek Padangan Kompol Sampun, KH Anwar sempat beristirahat di RSUD Padangan, kemudian singgah di rumah Bupati Blora Arief Rohman sebelum melanjutkan perjalanan menuju Banjarnegara untuk berdakwah.
Dalam keterangan terpisah, Arief membenarkan bahwa dia sempat ikut membantu KH Anwar ke RSUD Padangan untuk menjalani pemeriksaan medis.
“Beliau sempat di-rontgen di sana,” kata Arief.
Diduga Mengantuk
Septian mengatakan, kecelakaan itu bermula saat Alphard bernopol S 148 AH yang dinaiki KH Anwar dan dikemudikan santrinya, A, melaju dari arah utara menuju selatan atau dari arah Bojonegoro menuju Ngawi.
Di lokasi kejadian ada perbaikan jalan yang menerapkan sistem buka tutup jalur sehingga pengemudi berhenti di belakang truk yang tidak diketahui identitasnya.
Saat bersamaan, dari arah belakang melaju truk trailer S 9491 UH yang dikemudikan WP, warga Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, dan kemudian menabrak mobil yang berhenti tersebut.
Mobil Alphard yang dinaiki pengasuh Pondok Pesantren Sabilunnajah, Desa Simorejo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, itu mengalami kerusakan pada bagian belakang dan depan.
“Diduga pengemudi mengantuk sehingga tidak bisa menguasai laju kendaraan dan menabrak mobil,” jelas Septian.
Menurut Bupati Blora Arief Rohman, setelah dinyatakan sehat, KH Anwar kemudian singgah ke rumah dinasnya. Tak hanya untuk istirahat, penceramah dengan jadwal padat itu menggunakan mobil Arief untuk melanjutkan agenda dakwahnya ke tiga daerah di Jawa Tengah, yakni Banjarnegara, Wonosobo, dan Temanggung.
Terpisah, Kepala Sekolah MTs Plus Sabilunnajah Simo Abdul Rohman juga memastikan bahwa KH Anwar dalam kondisi sehat.
“Kondisinya selamat dan sehat. Kemudian melanjutkan perjalanan ke Banjarnegara menggunakan kendaraan pengganti,” katanya, seperti dikutip dari Antara. (*/ttg)
Editor : HendraSumber : Jawa Pos Koran