Bittime Bidik Volume Perdagangan Futures Tumbuh 10 Kali Lipat

Andrianto Wahyudiono • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 14:23 WIB
Bittime membidik pertumbuhan volume perdagangan futures hingga 10 kali lipat pada tahun pertama seiring peluang pasar derivatif kripto. (Dok. Bittime)
Bittime membidik pertumbuhan volume perdagangan futures hingga 10 kali lipat pada tahun pertama seiring peluang pasar derivatif kripto. (Dok. Bittime)

JawaPos.com – Pasar kripto Indonesia masih memiliki daya tarik. Di tengah pertumbuhan jumlah investor dan transaksi aset digital, ruang ekspansi justru mulai dibidik pada perdagangan derivatif. Bittime pun memasang target agresif dengan membidik pertumbuhan volume perdagangan futures hingga 10 kali lipat pada tahun pertama.

Direktur Operasional Bittime Ryan Lymn mengatakan, target tersebut mencerminkan optimisme perseroan terhadap prospek pasar futures di Indonesia. Menurut dia, pasar tersebut masih memiliki ruang pertumbuhan seiring meningkatnya pemahaman trader terhadap instrumen derivatif.

”Kami ingin volume perdagangan Bittime Futures dapat tumbuh 10 kali lipat pada tahun pertama. Kami melihat peluang pertumbuhan yang besar di pasar Indonesia, terutama seiring semakin banyak trader yang mulai memahami futures dan potensinya sebagai bagian dari strategi perdagangan,” jelas Ryan (23/8).

Optimisme tersebut sejalan dengan besarnya pasar derivatif kripto secara global. Berdasarkan data CoinMarketCap, perdagangan derivatif menyumbang sekitar [data belum tercantum dalam naskah asli].

Sementara itu, di dalam negeri, aktivitas pasar kripto juga terus berkembang. Nilai transaksi aset kripto mencapai [data belum tercantum dalam naskah asli], tumbuh 24,2 persen secara bulanan. Jumlah investor juga telah menembus lebih dari [data belum tercantum dalam naskah asli], berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

”Kehadiran futures melengkapi layanan Bittime menjadi portofolio [data belum tercantum dalam naskah asli], yakni spot, staking, dan futures. Bittime Futures menyediakan 49 pasangan perdagangan,” paparnya.

Namun, ekspansi pasar futures juga dibarengi dengan tantangan. Instrumen derivatif memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi dibandingkan perdagangan spot. Karena itu, edukasi dan literasi menjadi bagian penting dalam strategi pengembangan layanan.

”Kami melihat antusiasme yang sangat positif dari peserta. Banyak yang tidak hanya tertarik pada peluang futures, tetapi juga ingin memahami bagaimana menggunakannya secara lebih bertanggung jawab,” pungkasnya. (bil/dio)

Editor : Hendra
Bittime Kripto Aset Digital