Bentrok Konser di Stadion JIS, Pramono Usulkan 2 Lokasi untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Ryandi Zahdomo • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18 WIB
Jakarta International Stadium (JIS), venue olahraga dan hiburan dengan kapasitas terbesar di Indonesia. (Traveloka)
Jakarta International Stadium (JIS), venue olahraga dan hiburan dengan kapasitas terbesar di Indonesia. (Traveloka)

JawaPos.com - Pemprov DKI Jakarta menyiapkan opsi fasilitas olahraga alternatif demi mendukung penuh gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 pada 21 September - 6 Oktober 2026 mendatang.

Kepastian ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai menerima kunjungan Menpora sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir di Balai Kota Jakarta, Senin (10/8).

Langkah tersebut diambil lantaran Jakarta International Stadium (JIS) yang sempat masuk radar usulan venue dipastikan tidak bisa digunakan akibat berbenturan dengan agenda konser.

Sebagai gantinya, Pemprov DKI menyodorkan dua sarana olahraga milik daerah untuk dikaji oleh PSSI dan FIFA.

"Kami menawarkan beberapa lapangan yang ada di Jakarta yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta. Kalau memang diizinkan Pak Erick sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI, salah satunya adalah Soemantri Brodjonegoro, yang kedua Lapangan Banteng," ujar Pramono di Balai Kota, Senin (10/8).

Pramono menegaskan kesiapan jajarannya untuk melakukan pembenahan fasilitas jika nantinya opsi tersebut disetujui. Pemprov DKI bakal berkolaborasi intensif dengan PSSI agar kualifikasi lapangan memenuhi standar turnamen internasional.

"Kalau memang perlu dilakukan perbaikan, kami akan bersama-sama dengan PSSI untuk menyempurnakan itu," tambahnya.

Tidak hanya sebatas penyediaan dan pembenahan venue, dukungan Pemprov DKI juga merambah pada kampanye promosi. Berbagai titik ruang terbuka dan fasilitas publik milik Pemprov DKI akan dikerahkan untuk menyemarakkan turnamen skala regional ini.

"Kami akan support sepenuhnya, termasuk promosi dan sebagainya di ruang-ruang terbuka yang dimiliki oleh Pemerintah DKI Jakarta, supaya acara ini berlangsung dengan baik," tutur Pramono.

Menanggapi komitmen tersebut, Menpora Erick Thohir menyampaikan apresiasinya. Menurut Erick, rekam jejak Jakarta dalam mengawal hajatan sepak bola internasional menjadi modal krusial.

 

Saat ini, pihak FIFA masih merampungkan penyusunan jadwal pertandingan sekaligus penetapan pembagian kota tuan rumah, termasuk alokasi laga yang akan dihelat di Jakarta.

"Sepak bola ini bagian juga dari upaya kita mendorong masyarakat untuk bersatu dan menunjukkan karakter kebangsaan kita. Selain itu, FIFA ASEAN ini event resmi FIFA, bukan PSSI. Pemerintah, PSSI, dan pemerintah daerah pasti akan mendukung event ini sesukses mungkin," jelas Erick.

Erick pun berharap sinergi antara Pemprov DKI dan antusiasme masyarakat sepak bola tanah air mampu menyokong kiprah Tim Nasional Indonesia di ajang tersebut.

"Kami mohon dukungan semaksimal mungkin dari Pemerintah DKI dan masyarakat sepak bola untuk menjadi bagian dari perjalanan Timnas kita agar terus memberikan hasil yang baik ke depan," imbuhnya.

Editor : Bintang Pradewo
konser stadion jis fifa asean cup 2026 pramono anung