JawaPos.com - Sarapan menjadi salah satu kebiasaan yang sering dilewatkan. Padatnya aktivitas di pagi hari, bangun kesiangan, atau terburu-buru berangkat kerja dan kuliah membuat sebagian orang memilih langsung memulai kegiatan tanpa makan terlebih dahulu.
Padahal, sarapan bisa menjadi salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan energi setelah tubuh tidak mendapatkan asupan makanan selama tidur malam. Makanan yang dikonsumsi pada pagi hari juga dapat membantu tubuh lebih siap menjalani aktivitas.
Dilansir dari laman Halodoc, sarapan dapat membantu menyediakan energi untuk memulai aktivitas, mendukung konsentrasi, memenuhi kebutuhan nutrisi, serta membantu mengontrol nafsu makan.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Tempat Makan Yakitori di Jakarta, Ada Irotikay hingga Tamaya Yatai
Lantas, apa saja manfaat sarapan pagi sebelum memulai aktivitas? Berikut lima di antaranya.
-
Membantu Mengisi Energi
Salah satu alasan sarapan penting adalah membantu memenuhi kebutuhan energi setelah tubuh beristirahat sepanjang malam. Selama tidur, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan sehingga pagi hari menjadi waktu bagi seseorang untuk kembali memberikan energi melalui makanan.
Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan RI, sarapan dapat menjadi sumber energi untuk membantu tubuh menjalankan aktivitas pada pagi hingga siang hari. Asupan gizi dari sarapan juga turut berkontribusi terhadap kebutuhan gizi harian.
Energi tersebut dibutuhkan untuk berbagai aktivitas, mulai dari berjalan menuju tempat kerja atau kampus, melakukan pekerjaan, mengikuti kegiatan belajar, hingga melakukan aktivitas fisik lainnya.
Karena itu, melewatkan sarapan ketika memiliki aktivitas yang cukup padat bisa membuat tubuh terasa kurang bertenaga. Sarapan dengan menu yang sesuai kebutuhan dapat membantu tubuh lebih siap menjalani rutinitas sejak pagi.
Baca Juga: Jamu Kembali Populer di Kalangan Gen Z, Ini 5 Manfaat Minum Jamu
-
Membantu Menjaga Konsentrasi
Selain tubuh, otak juga membutuhkan asupan nutrisi agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Hal ini menjadi penting bagi seseorang yang harus berkonsentrasi dalam waktu cukup lama, seperti mahasiswa saat mengikuti perkuliahan atau pekerja ketika menyelesaikan tugas.
Dikutip dari laman Halodoc, menjelaskan bahwa asupan nutrisi saat sarapan dapat mendukung fungsi kognitif, kewaspadaan, serta kemampuan belajar. Dengan kebutuhan energi yang tercukupi, tubuh dan otak bisa lebih siap menghadapi aktivitas yang membutuhkan perhatian.
Jadi, bagi yang memiliki jadwal padat sejak pagi, meluangkan waktu untuk sarapan bisa menjadi salah satu kebiasaan sederhana sebelum mulai beraktivitas.
-
Membantu Menjaga Mood
Pagi hari yang terburu-buru ditambah perut kosong bisa membuat aktivitas terasa kurang nyaman. Rasa lapar yang muncul ketika sedang bekerja atau belajar juga berpotensi mengganggu suasana hati.
Sarapan dapat membantu memenuhi kebutuhan energi sekaligus membuat tubuh tidak terlalu cepat merasa lapar. Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan RI, sarapan juga berkaitan dengan mood dan konsentrasi. Orang yang tidak sarapan dapat mengalami keluhan seperti mudah mengantuk, lesu, hingga lebih mudah merasa terganggu ketika menjalani aktivitas.
Baca Juga: Kapolri: Mahasiswa Harus Mampu Membaca Arah Perubahan dan Berani Mengambil Peran
Dengan begitu, sarapan tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik. Kebiasaan makan di pagi hari juga dapat membantu seseorang merasa lebih siap menghadapi aktivitas yang sudah menunggu.
-
Membantu Mengontrol Rasa Lapar
Pernah merasa sangat lapar saat jam makan siang karena tidak sempat sarapan? Kondisi tersebut cukup sering terjadi ketika seseorang langsung memulai aktivitas tanpa makan terlebih dahulu.
Ketika sarapan dilewatkan, rasa lapar bisa muncul lebih cepat atau terasa lebih kuat menjelang waktu makan berikutnya. Kondisi tersebut juga dapat membuat seseorang lebih mudah mencari camilan untuk mengganjal perut.
Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan RI, melewatkan sarapan dapat membuat seseorang lebih memilih camilan dengan kadar gula tinggi. Sementara itu, sarapan dengan pilihan makanan yang tepat dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama.
Karena itu, sarapan sebaiknya tidak hanya mengutamakan rasa kenyang. Pilihan makanan juga perlu diperhatikan agar asupan yang masuk ke tubuh tetap memberikan nutrisi yang dibutuhkan.
Baca Juga: Kerja Bakti Massal di 65 Kelurahan, Wali Kota Jaksel Terjun Langsung Bersihkan Lumpur ke Selokan
-
Membantu Menunjang Produktivitas
Ketika energi dan kebutuhan nutrisi tercukupi, tubuh akan lebih siap digunakan untuk menjalani berbagai aktivitas. Hal ini menjadi salah satu alasan sarapan sering dikaitkan dengan produktivitas.
Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan RI, sarapan dapat memberikan energi yang dibutuhkan untuk beraktivitas sekaligus membantu menjaga konsentrasi. Kondisi tersebut kemudian dapat mendukung seseorang dalam melakukan pekerjaan maupun kegiatan lainnya.
Artinya, produktivitas tidak selalu harus dimulai dari hal besar. Membiasakan diri menyediakan waktu untuk sarapan juga bisa menjadi salah satu langkah sederhana sebelum menjalani rutinitas yang padat.
Jadi, Seberapa Penting Sarapan Sebelum Beraktivitas?
Sarapan bukan sekadar kegiatan makan sebelum memulai hari. Kebiasaan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan energi, mendukung konsentrasi, menjaga mood, serta membantu mengontrol rasa lapar ketika menjalani aktivitas.
Namun, bukan berarti semua makanan cocok dijadikan menu sarapan. Kementerian Kesehatan RI menyarankan sarapan dengan makanan yang beragam dan memperhatikan kebutuhan gizi seimbang. Pilihan makanan dapat mencakup sumber karbohidrat, protein, sayur, dan buah.
Menu sarapan juga tidak harus selalu rumit atau membutuhkan waktu lama untuk disiapkan. Yang terpenting adalah memperhatikan kandungan gizi dan menyesuaikannya dengan kebutuhan tubuh.
Jadi, sebelum terburu-buru memulai aktivitas, tidak ada salahnya menyisihkan sedikit waktu untuk sarapan. Dengan begitu, tubuh memiliki bekal energi untuk menjalani aktivitas, sementara pikiran juga lebih siap menghadapi berbagai kegiatan sepanjang hari.
Editor : Bintang Pradewo