Luka Parah! Dua Anggota PPSU Ditabrak saat Isi BBM

JawaPos.com - Dua Anggota PPSU Kelurahan Tanjung Barat menjadi korban kecelakaan di Jalan Raya Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Senin (11/8). Akibat kejadian itu, kedua anggota PPSU alami luka parah setelah ditabrak mobil listrik MG yang dikendarai oleh BE, 33.
’’Dua anggota PPSU itu, yakni Ibrahim dan Lucky," kata Lurah Pejaten Timur Rocky Tarigan, Selasa (12/8).
Rocky menjelaskan, dua petugas itu ditabrak saat dalam perjalanan menuju SPBU untuk mengisi bahan bakar. Nahas, belum sampai ke SPBU, gerobak motor (germor) yang mereka naiki kehabisan BBM. Germor pun berhenti dan kedua anggota PPSU turun dari germor untuk menggunakan bahan bakar cadangan yang sudah disiapkan. Pada saat bersamaan mobil melaju dari arah belakang dan menabrak Germor.
’’Jadi berhentilah untuk pengisian dari jerigen cadangan. Mereka memang setiap KDO (Kendaraan Dinas Operasional) itu ada jerigen cadangannya, seliter, dua liter biasanya ada disimpannya,” jelas Rocky.
Namun, mobil listrik berwarna putih yang dikendarai BE tiba-tiba menabrak. Akibatnya, Ibrahim yang mengendarai germor terjepit di antara pohon dan mobil. Sementara L terpental dari tempatnya. ’’Nah, pas waktu mereka lagi mengisi ini, terjadilah kecelakaan tersebut. Tiba-tiba ini mobil nyerempet ke germor, nabrak dari samping,” tambahnya.
Terpisah, Kapolsek Pasar Minggu Kompol Anggiat Sinambela mengatakan, akibat kejadian itu korban Ibrahim mengalami luka parah di bagian tangan, sedangkan Lucky mengalami cedera di kepala. ’’Kecelakaan mengakibatkan patah tangan kiri atas nama Ibrahim, dan luka bocor kepala atas nama Luky,’’ jelas dia.
Kedua korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Pasar Minggu. Namun, karena keterbatasan fasilitas, Ibrahim harus dirujuk ke Rumah Sakit Tarakan untuk menjalani tindakan operasi.
Menindaklanjuti peristiwa ini, polisi dari Polsek Pasar Minggu telah mengamankan pengemudi mobil berinisial BE. Polisi memintai keterangan terhadap sopir atas peristiwa yang menyebabkan dua anggota PPSU terluka.
Akibat kecelakaan itu, Ibrahim harus dirawat secara intensif di Rumah Sakit (RS) Tarakan akibat luka parah lantaran diserempet mobil tersebut. Kini, kasus kecelakaan itu ditangani kepolisian dari Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan.
Anggiat menambahkan, pemeriksaan terhadap sang sopir dilakukan untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan. ’’Betul (penyelidikan kasus kecelakaan tetap bergulir)," ucapnya.





