PT Transportasi Jakarta Targetkan Sepuluh Rute Baru Transjabodetabek, Kini Baru Ada Enam Rute yang Telah Dibuka

GAMBIR – PT Transportasi Jakarta (TJ) menargetkan sepuluh rute Transjabodetabek tahun ini. Saat ini baru enam rute yang dibuka. Perinciannya, S61 rute Blok M–Alam Sutera, B41 Vida Bekasi–Cawang, T31 PIK 2–Blok M, P11 Bogor–Blok M, D41 Sawangan–Lebak Bulus, dan B25 rute Galunggung (Dukuh Atas)-Terminal Bekasi.
Direktur Operasional dan Keamanan PT TJ Daud Joseph menuturkan, evaluasi terhadap enam rute tersebut terus dilakukan. Hasil evaluasi awal, seluruh rute menunjukkan perkembangan positif. ''Kami melihat rute-rute ini sudah menjangkau wilayah yang cukup luas. Namun tetap perlu diperkuat dengan keberadaan feeder (pengumpan) di dalam kota masing-masing,'' ujarnya.
Dia mencontohkan layanan di Vida Bekasi. Selama ini, warga Bekasi yang menggunakan layanan itu berasal dari berbagai titik. Jika disediakan feeder, efektivitas layanan akan meningkat karena akan semakin banyak orang yang bisa menggunakan layanan itu.
''Jadi, tinggal feeder di dalam kota Bekasi yang harus menjadi supplier (penumpang, Red) ke Vida Bekasi, ke Terminal Bekasi maupun ke Summarecon,'' jelasnya.
Sementara untuk rute yang akan dibuka, Josh –sapaan Daud Joseph– mengakui masih ada beberapa yang belum terjangkau di wilayah Bodetabek. Di antaranya, Cikarang dan Cibitung. ''Nah, inilah yang akan kami rekomendasikan kepada Dinas Perhubungan DKI,'' imbuhnya.
Wilayah-wilayah itu juga disebutkan sangat dimungkinkan untuk dibuatkan feeder ke rute Transjabodetabek yang sudah ada. Baik itu Vida Bekasi maupun Terminal Bekasi.
''Apakah wilayah itu perlu kami tambahkan rute baru, tentu Dinas Perhubungan yang akan menyiapkan kajiannya terlebih dahulu,'' jelasnya.
Lebih lanjut, untuk hasil evaluasi Transjabodetabek, Josh mengakui, jumlah penumpangnya stagnan, yakni di angka 3.000 penumpang per hari. Hal tersebut juga pernah disampaikan Gubernur DKI Pramono Anung. Dengan adanya feeder, bisa meningkatkan jumlah penumpang dari sana.
Josh juga menyebut, pihaknya bersama Dinas Perhubungan DKI masih mengkaji potensi pengembangan rute dari Terminal Bekasi ke sejumlah perumahan di sepanjang Jalan Kalimalang, seperti Perumnas, Galaxy, dan Lagun. “Mungkin sebelum masuk tol, bisa singgah dulu ke perumahan-perumahan tersebut,” katanya.
Berbanding terbalik dengan layanan ke Terminal Bekasi itu, Transjabodetabek yang melayani Bogor menunjukkan jumlah penumpang yang terus meningkat. Pada hari kerja, jumlah penumpang bisa menembus 6.000 orang per hari, sedangkan akhir pekan tembus 8.000 orang.
“Ini menarik, karena jalur Bogor–Jakarta sebenarnya sudah dilayani KRL Commuter Line. Tapi ternyata masih banyak warga yang memilih bus, karena bisa duduk, sementara kereta kan penuh,'' imbuhnya. Hal itulah yang akan menjadi pertimbangan TJ untuk menambah armada di rute-rute yang cukup antusias.




