Dishub Jakarta Timur Atasi Parkir Liar dan Pedagang Kaki Lima di Jalan Mayjen Sutoyo

JawaPos.com - Keberadaan pedagang dan parkir liar di sepanjang Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, keberadaan mereka mengokupasi sebagian besar ruas jalan.
Dalam sebuah video viral bahkan memperlihatkan deretan kendaraan parkir dan pedagang yang menggelar meja hingga menyisakan hanya satu lajur dari empat lajur jalan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengaku telah berkoordinasi dengan Satpol PP dan lurah maupun Camat setempat. Pedagang maupun parkir liar di sana pun akan ditata.
"Jadi kami, bersama rekan-rekan satpol PP, juga dari wilayah setempat, kelurahan dan kecamatan, sudah berkoordinasi, dan kemudian dilakukan penataan," ujar Syafrin di DPRD DKI, Selasa (23/9).
Syafrin menyebut, para pedagang juga telah sepakat tidak diperbolehkan lagi berjualan di badan jalan. Parkir di sana pun hanya diperbolehkan secara paralel. Dengan begitu, diharapkan tidak membuat kemacetan tidak menyebabkan kemacetan dan mengganggu pengguna jalan.
"Jadi rekan-rekan pedagang juga sudah sepakat, bahwa di lokasi tersebut, nantinya akan ada parkir, satu paralel, dan serong. Sehingga tidak mengooptasi sampai dengan tiga lajur lalu lintas kemudian menutup tinggal satu lajur," terangnya.
Lebih lanjut Syafrin menjelaskan, setiap pukul 16.00 WIB akan terdapat petugas Dishub yang ditempatkan di sana. Dengan begitu, tidak ada lagi pedagang maupun parkir yang menyebabkan kemacetan panjang.
"Biasanya kan sore ya, sore hari itu jam 17.00 WIB baru mulai buka. Dan oleh sebab itu kami mulai jam 16.00 WIB sudah ada tim melakukan pengaturan," ungkapnya.
Diketahui, Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur bersama TNI, Polri, dan Satpol PP telah menggelar operasi penertiban parkir liar serta pedagang kaki lima (PKL) di badan jalan dan trotoar. Kegiatan ini dilaksanakan di Jalan Mayjen Sutoyo, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, tepatnya di dekat Gedung Asabri, Minggu (21/9).
Operasi gabungan ini bertujuan menciptakan kelancaran lalu lintas sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.




