Rabu, 5 Agustus 2026
Logo

Pastikan Cetak Sawah Berjalan Lancar, Tidak Mangkrak, Tidak Juga Gagal, Ini yang Bakal Dilakukan Kementan!

Senin, 29 Sep 2025 | 11:12 WIB
Proses program cetak sawah rakyat (CSR).
Proses program cetak sawah rakyat (CSR).

JawaPos.com – Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kalimantan Tengah berjalan lancar. Tidak ada tanda-tanda mangkrak apalagi berpotensi gagal karena pelaksanaannya sampai saat ini masih terus berprogres. Hal ini ditegaskan Plt. Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (Dirjen LIP) Hermanto Minggu (28/9).


Ia mengatakan, progres cetak sawah rakyat di Kalimantan Tengah terus menunjukkan perkembangan baik, di mana sebelumnya para petani juga sudah merasakan masa panen raya sehingga mampu meningkatkan pendapatan mereka.

’’Petunjuk teknisnya sudah jelas, masyarakat mengelola dan mereka yang akan menikmati hasilnya. Demikian juga dengan progres pengerjaan CSR yang semakin berkembang pesat. Tidak ada mangkrak apalagi gagal, semua berjalan dengan baik,” ujar Hermanto.

Bagaimana pun juga, Hermanto mengatakan program cetak sawah rakyat memiliki manfaat yang sangat besar bagi kesejahteraan petani dan juga kepentingan bangsa negara untuk meningkatkan kapasitas produksi pangan dalam mewujudkan swasembada pangan secara berkelanjutan.

Menurut dia, penurunan luas baku sawah akibat alih fungsi lahan serta semakin meningkatnya kebutuhan pangan ke depan sebagai akibat semakin tingginya pertambahan jumlah penduduk dan pertumbuhan ekonomi harus dilihat sebagai indikator utama mengapa pemerintah melaksanakan program cetak sawah rakyat.

’’Alih fungsi lahan yang sangat masif menjadikan program cetak sawah sebagai solusi yang tepat, baik dalam jangka menengah maupun jangka panjang untuk meningkatkan kapasitas produksi padi nasional seperti yang diharapkan bersama sesuai visi besar Bapak Presiden Prabowo Subianto kepada Bapak Mentan dan Wamentan,” katanya.

Sebagai informasi, luas baku sawah berdasar keputusan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 446.1/SK-PG.03.03/V/2024 tanggal 31 Mei 2024 tentang penetapan luas lahan baku sawah nasional tahun 2024 mencapai 7.384.341 hektare. Sedangkan di Provinsi Kalimantan Tengah luasanya mencapai 100.963 hektare.

Sebagai langkah nyata untuk mendukung program cetak sawah di Kalteng, pemerintah juga telah memberikan fasilitasi bantuan benih, pupuk dan  alat mesin pertanian kepada petani dan kelompok brigade pangan. Dari hitungan sementara pengelolaan budidaya padi seluas kurang lebih 200 hektare oleh setiap kelompok brigade pangan yang terdiri dari 15 orang, mampu menghasilkan pendapatan/keuntungan per orang lebih dari 10 juta per bulan, yang dihasilkan dari pengembangan budidaya padi dengan menggunakan teknologi mekanisasi.

’’Kalau kita melihat progresnya dari mana gagalnya. Cetak sawah itu bermanfaat dan jelas memberi untung bagi para petani. Jadi saya berharap semua pihak membantu dan mendukung  pembangunan pangan bangsa besar kita. Ingat swasembada sudah di depan mata kita, mari kita bersama-sama wujudkan itu melalui kolaborasi dan sinergi,’’ jelasnya.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia