Jumat, 24 Juli 2026
Logo

Pastikan Pelajaran Renang di Sekolah Tidak Boleh Jadi Beban Orang Tua, Ini Reaksi Wali Kota Bekasi!

Senin, 29 Sep 2025 | 12:57 WIB
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama pelajar SMPN 30 Kota Bekasi.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama pelajar SMPN 30 Kota Bekasi.

JawaPos.com – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan, pelajaran renang di sekolah bukan mata pelajaran wajib dan tidak boleh dijadikan penentu nilai akademis. Pernyataan tersebut disampaikan Tri saat menyerahkan 173 kacamata gratis untuk siswa SMPN 30 Kota Bekasi, bekerja sama dengan Ikatan Profesi Optometris Indonesia (IROPIN).


Penjelasan ini merespons keluhan sejumlah orang tua murid yang merasa keberatan dengan biaya dan akses sarana untuk mengikuti pelajaran renang. Tri memastikan sekolah harus memberi opsi lain yang lebih sesuai dengan kondisi peserta didik.

“Renang bukan kewajiban dan tidak digunakan sebagai syarat penilaian. Itu hanya pilihan dari sekolah. Masih banyak cabang olahraga lain yang dapat menjadi sarana pembentukan karakter, kesehatan, dan semangat sportivitas. Jangan sampai kegiatan ini justru membebani orang tua,” tegas Tri.

Dia menekankan, pendidikan jasmani di sekolah bertujuan membentuk karakter sehat dan tangguh, bukan sekadar mengejar nilai atau prestasi jangka pendek. Pemerintah Kota Bekasi, kata Tri, berkomitmen menghadirkan fasilitas olahraga yang merata agar setiap siswa bisa berpartisipasi tanpa merasa tertekan.

“Kita ingin mencetak atlet-atlet asli dari Kota Bekasi dari berbagai cabang olahraga. Namun tidak hanya itu, kita juga ingin memberi ruang bagi anak-anak yang berprestasi di bidang seni dan budaya. Semua ini adalah bagian dari upaya membentuk generasi unggul yang membanggakan orang tua mereka,” ujarnya.

Selain menyoroti sarana olahraga, Tri mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak. Menurutnya, gizi seimbang dan kesehatan mata juga perlu diperhatikan agar anak siap mengikuti seluruh aktivitas belajar.

“Anak-anak harus kita persiapkan secara utuh. Tidak cukup hanya dari sisi akademik atau olahraga, tapi juga dari sisi gizi, kesehatan mata, mental, dan karakter. Semua itu harus berjalan beriringan,” tambahnya.

Pernyataan Tri ini menjadi sinyal arah kebijakan Pemkot Bekasi yang menitikberatkan pada pendidikan inklusif, ramah orang tua, dan adaptif terhadap kebutuhan siswa.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Perkuat Kolaborasi Penanganan Banjir, Pemkot Bekasi dan Kementerian PU Saling Berkolaborasi

Perkuat Kolaborasi Penanganan Banjir, Pemkot Bekasi dan Kementerian PU Saling Berkolaborasi

Pemerintah Kota Bekasi bersama Kementerian Pekerjaan Umum memperkuat langkah kolaboratif dalam penanganan banjir. Wali Kota Bekasi Tri Adhia

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia