Minggu, 26 Juli 2026
Logo

Ponpes di Sidoarjo Ambruk, Dompet Dhuafa Kerahkan Tim Evakuasi SAR dan Ambulans

Jumat, 3 Okt 2025 | 13:27 WIB

 

DMC Dompet Dhuafa ikut membantu penanganan ambruknya bangunan di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo.
DMC Dompet Dhuafa ikut membantu penanganan ambruknya bangunan di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo.


JawaPos.com – Upaya penanganan pascainsiden ambruknya bangunan di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) dan Cabang Jawa Timur menjadi salah satu tim yang bergerak cepat ke lokasi sejak Senin (29/9/2025) hingga kini (Jumat, 03/10/2025) untuk membantu mempercepat proses evakuasi.

Dompet Dhuafa fokus berkoordinasi dengan tim relawan di lapangan untuk membantu pencarian dan evakuasi korban yang masih terjebak.

“Kami berkoordinasi dengan Tim Relawan DMC di Jawa Timur dan Dompet Dhuafa Jatim, untuk bergerak cepat ke lokasi. Upaya tersebut untuk mempercepat proses evakuasi korban yang masih terjebak di dalam reruntuhan bangunan,” ujar Eka Suwandi, Kepala Bagian Tanggap Darurat, Pemulihan dan Rekonstruksi DMC Dompet Dhuafa.

Salah satu relawan respons Dompet Dhuafa Jawa Timur menyebut bahwa Dompet Dhuafa mengerahkan empat personel serta satu unit ambulans dalam respons evakuasi ini.

Tragedi ini terjadi pada Senin (29/9/2025) sekitar pukul 15.00 WIB, saat jemaah sedang melaksanakan salat Asar. Gedung yang sedang dalam proses pengecoran lantai 4 tersebut diduga runtuh hingga ke lantai dasar karena pondasi tak mampu menahan beban cor.

Perkiraan awal menyebutkan ada 140 jemaah saat kejadian. Sebagian besar korban berhasil menyelamatkan diri secara mandiri, dan total delapan korban berhasil dievakuasi tim SAR dari reruntuhan hingga dini hari. Korban terakhir yang dievakuasi selamat adalah Yusuf pada pukul 01.58 WIB.

Rencana selanjutnya, Tim SAR gabungan yang melibatkan Basarnas, BPBD, TNI/Polri, dan berbagai relawan, akan terus memprioritaskan evakuasi korban yang masih responsif. Penggunaan alat berat akan menjadi opsi terakhir untuk menghindari risiko pada korban yang mungkin masih hidup di bawah tumpukan material berat.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia