Kamis, 23 Juli 2026
Logo

Gus Ipul Pastikan Lulusan Sekolah Rakyat Dapat Akses Kuliah dan Pekerjaan

Senin, 13 Okt 2025 | 15:43 WIB

Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menghadiri acara dialog bersama siswa dan orang tua siswa Sekolah Rakyat di Pendopo Sumedang, Jawa Barat, Minggu (12/10/2025). 
Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menghadiri acara dialog bersama siswa dan orang tua siswa Sekolah Rakyat di Pendopo Sumedang, Jawa Barat, Minggu (12/10/2025). 

JawaPos.comPemerintah menjamin siswa Sekolah Rakyat memiliki akses pada pendidikan tinggi dan peluang mendapat pekerjaan. Sejumlah murid Sekolah Rakyat juga telah mengantongi beasiswa kuliah dan peluang kerja dari kerja sama Kementerian Sosial (Kemensos) dengan berbagai perguruan tinggi.


Hal tersebut disampaikan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf saat menghadiri Dialog Kesejahteraan Sosial dan Sekolah Rakyat di Pendopo IPP Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (13/10). Dia mengungkapkan, saat ini beberapa siswa Sekolah Rakyat telah mendapat beasiswa kuliah hingga jaminan pekerjaan.

Kepastikan ini diperolah melalui kerja sama dengan berbagai kampus, salah satunya Universitas Ary Ginanjar (UAG). Sebanyak 35 siswa Sekolah Rakyat akan mendapat beasiswa pada tahun 2027 dengan jaminan pekerjaan bagi sebagian lulusan.

“Dari 35 anak ini sudah dipastikan ada 7 anak yang akan dapat pekerjaan setelah lulus. Ini memang masih 6–7 tahun lagi, tapi dia sudah dapat posisi,” paparnya.

Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul).
Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Gus Ipul, sapaan Mensos, menegaskan pentingnya hilirisasi pendidikan agar lulusan Sekolah Rakyat memiliki masa depan yang pasti. Dengan begitu, para lulusan betul-betul mandiri dan berdaya. “Sekolah Rakyat tidak ingin hanya meluluskan, tapi juga ingin mengawal lulusan-lulusan untuk benar-benar memperoleh pekerjaan sesuai dengan kemampuannya,” paparnya.

Dalam sambutanya, ia kembali menegaskan makna mendasar dari Sekolah Rakyat yang ingin memuliakan wong cilik. Yang mana, program ini menjadi salah satu bagian dari strategi pengentasan kemiskinan melalui jalur pendidikan. Karena itu, data penerima manfaat Sekolah Rakyat bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola BPS.

“Yang bisa sekolah di sini bukan kenalannya Bupati, bukan kenalannya Mensos, bukan titipan, bukan hasil sogok menyogok. Yang bisa sekolah di sini adalah orang yang memang berada di desil paling bawah (miskin, Red),” jelasnya.

Selain fokus pada pendidikan anak-anak dari keluarga tidak mampu, Kemensos juga menyiapkan skema pemberdayaan untuk keluarganya. Mereka akan dimasukkan dalam list penerima manfaat sejumlah program seperti BPNT, PKH, dan PBI JK.

“Seluruh keluarga dari siswa Sekolah Rakyat akan mendapatkan bansos lengkap, baik dari pusat, provinsi maupun kabupaten,” tegasnya. Namun, dia menekankan, bansos diberikan maksimal lima tahun. Karena itu, ada program pemberdayaan yang juga disiapkan untuk mengantarkan mereka menjadi keluarga yang lebih mandiri.

Terakhir, Gus Ipul menutup dialog dengan menyampaikan kabar gembira bahwa Kabupaten Sumedang akan menjadi salah satu dari 100 titik pembangunan Sekolah Rakyat permanen yang dimulai tahun ini. Fasilitasnya mencakup ruang kelas, asrama, aula, ruang makan, dan area olahraga. Sebagai informasi, hingga saat ini, telah beroperasi 165 titik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia dengan menggunakan bangunan milik Kemensos dan Pemda.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menyampaikan apresiasainya kepada pemerintah pusat terkait program ini.

“Kami akan tegak lurus, full support,dengan program-program khususnya Sekolah Rakyat yang terintegrasi di Kabupaten Sumedang,” ungkapnya. (mia/oni)

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Berdayakan Keluarga Penerima Manfaat Bansos untuk Masuk Anggota Kopdes Merah Putih, Kemenkop dan Kemensos Jalin Kerja Sama

Berdayakan Keluarga Penerima Manfaat Bansos untuk Masuk Anggota Kopdes Merah Putih, Kemenkop dan Kemensos Jalin Kerja Sama

Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Kementerian Sosial (Kemensos) menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat pemberdayaan ma

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia