Kurangi Impor, Danantara Investasi Fasilitas Plasma Darah

JawaPos.com - Danantara Indonesia berencana investasi pada fasilitas plasma darah serta infrastruktur kesehatan. Hal tersebut agar Indonesia bisa memproduksi obat turunan plasma yang penting untuk pengobatan penyakit langka dan kondisi kritis. Selama ini, Indonesia mengimpor keseluruhan kebutuhan produk obat derivat plasma (PODP) tersebut.
Chief Investment Officer Danantara Indonesia Pandu Sjahrir mengatakan, salah satu strategi investasi Danantara berfokus pada penguatan ketahanan nasional dengan mengurangi ketergantungan terhadap impor, khususnya di sektor-sektor utama seperti kesehatan.
Untuk kebutuhan tersebut, Danantara Indonesia menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan SK Plasma Co.. Ltd, di Jakarta, Jumat lalu (31/10). ’’Melalui kolaborasi antara keahlian teknis SK Plasma dan investasi dari Danantara Indonesia, kami berupaya meningkatkan kualitas perawatan pasien yang berkontribusi dalam menyelamatkan nyawa melalui terapi inovatif serta berstandar global,’’ ujarnya.
Salah satu bentuk kerja sama tersebut adalah mendirikan dan meningkatkan kemampuan manufaktur dan kapabilitas produksi lokal PODP. Dimulai dengan fasilitas di Karawang, Jakarta Barat yang akan selesai konstruksi pada 2026.
Menurut Pandu, sistem kesehatan yang kuat dan mandiri akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. ’’Investasi di sektor ini mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menurunkan biaya kesehatan bagi jutaan masyarakat,’’ paparnya. (agf/ai)





