Selasa, 21 Juli 2026
Logo

Dukung Kelancaran Nataru, 6.859 Masjid di 27 Provinsi Buka Pagar untuk Pemudik

Rabu, 24 Des 2025 | 20:05 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar (dua dari kanan) menghadiri Dialog Media Refleksi Kinerja 2025 di Jakarta (23/12).
Menteri Agama Nasaruddin Umar (dua dari kanan) menghadiri Dialog Media Refleksi Kinerja 2025 di Jakarta (23/12).

JawaPos.com – Kementerian Agama (Kemenag) kembali mendukung kelancaran arus mudik. Kali ini dalam momen libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Dukungan tersebut diwujudkan lewat surat edaran untuk masjid yang berada di jalur mudik. Isinya, meminta pengelola atau takmir masjid membuka akses untuk pemudik beristirahat.


Instruksi supaya masjid membuka layanan istirahat itu sebelumnya sudah diterapkan saat momen libur lebaran. Banyak pemudik yang memanfaatkan layanan tersebut. Termasuk sopir-sopir, beristirahat sejenak di masjid, sebelum melanjutkan perjalanannya.

Menag Nasaruddin Umar menegaskan,  layanan tersebut bukan lagi seruan. Tetapi sudah ada surat edarannya.

Kebijakan itu mendapat apresiasi dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) karena berkontribusi menekan kecelakaan di jalur mudik.

Pada momen libur panjang Nataru kali ini, ada 6.859 masjid di sepanjang jalur mudik di 27 Provinsi yang membuka layanan istirahat bagi para pemudik. Dia berpesan agar layanan sebagai tempat istirahat itu tidak berjalan begitu saja. Tetapi benar-benar memberikan layanan terbaik.

’’Mohon disiapkan kopi. Jangan sampai sopir mengemudi dalam keadaan mengantuk, karena bisa berbahaya,’’ tuturnya.

Nasaruddin mencontohkan kasus kecelakaan bus di Semarang, Jawa Tengah,  yang menelan korban jiwa belasan penumpang.

Nasaruddin menyadari bahwa pada momen libur Nataru kali ini, perjalanan banyak dilakukan oleh masyarakat non muslim. Tetapi dia menegaskan, masjid tetap bisa jadi tempat istirahat masyarakat non muslim yang sedang mudik. Dia mengatakan, masjid atau rumah ibadah adalah rumah kemanusiaan.

’’Contohnya di Masjid Istiqlal saat ini sudah menjadi rumah besar kemanusiaan,’’ katanya. Siapapun boleh berkunjung ke Masjid Istiqlal, Jakarta. Bahkan pada 2024 lalu, Paus Fransiskus berkunjung ke Masjid Istiqlal. Dia disambut  Nasaruddin yang saat itu belum jadi Menteri Agama. (wan/oni)

 

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Perkuat Moderasi Beragama di Indonesia, Kemenag Libatkan Unsur Polri dan TNI

Perkuat Moderasi Beragama di Indonesia, Kemenag Libatkan Unsur Polri dan TNI

Rapat Koordinasi Sekretariat Bersama (Sekber) Moderasi Beragama digelar di Jakarta (5/2). Rapat yang diinisiasi Badan Moderasi Beragama dan

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia