Kamis, 23 Juli 2026
Logo

Menteri PU Pantau Penanganan Bencana di Sumbar, Jembatan Bailey Selesai, Siswa Tak Perlu Lagi Masuk Sungai

Rabu, 28 Jan 2026 | 17:01 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau pembangunan jembatan penghubung Bukittinggi-Sicincin untuk mempercepat pembangunan.
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau pembangunan jembatan penghubung Bukittinggi-Sicincin untuk mempercepat pembangunan.

JawaPos.com - Terputusnya Jembatan Subarang membuat warga mengarungi sungai untuk mengantar anak sekolah. Melihat itu Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo pun bersikeras membangun jembatan bailey sembari membangun jembatan permanen.


Selama lebih dari satu minggu warga Desa Subarang Batuang, Kota Payakumbuh, Sumbar, harus keluar-masuk sungai untuk mengantar anak-anak mereka ke sekolah. Melewati bebatuan dengan air sungai selutut, mereka meniti batang pohon kelapa yang roboh untuk menyeberang. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo berinisiatif membuat jembatan bailey sembari terus membangun jembatan permanen.

Warga setempat, Desmawatrina, 39, menuturkan bahwa jembatan Subarang ini akses penting yang  menghubungkan Desa Tobo dengan Subarang Batuang. Sekaligus menghubungkan Bukittinggi-Sicincin "Jembatan putus pada 27 November 2025 lalu saat terjadi galodo (banjir bandang, Red)," paparnya.

Sejak itu warga harus mengantar anak sekolah dengan keluar-masuk sungai. "Saya antar anak melewati sungai dengan air selutut. Kadang ada batang pohon kelapa roboh yang menjadi pijakan," ujarnya.

Jembatan putus ini juga membuat pasar tutup. Sebab tidak ada akses untuk mengirim barang-barang. "Kami hanya mengandalkan bantuan untuk makan," keluhnya.

Namun, begitu jembatan bailey terbangun, kondisi langsung berubah. "Kami bisa antar anak sekolah dengan mudah, pasar dan toko kembali berjualan," ujarnya. Karena itu, masyarakat sangat berterima kasih dengan pembangunan jembatan yang dilakukan Kementerian PU. "Masyarakat juga berharap agar ada irigasi, agar kami bisa bertani kembali," ujarnya.

Rabu (28/1) Menteri Dody meninjau langsung pembangunan jembatan penghubung Bukittinggi–Sicincin yang berada di Kecamatan Malalak, Sumatera Barat. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan percepatan pemulihan akses masyarakat pasca bencana.

“Waktu pertama kali saya ke sini, jembatan memang sudah putus. Awalnya hanya ada arahan untuk membangun jembatan permanen, tapi karena saya melihat langsung kondisi masyarakat yang terdampak, saya minta Kepala Balai segera membangun jembatan bailey sebagai solusi cepat,” ujar Dody. Saat ini satu jembatan Bailey telah selesai dibangun, sementara satu jembatan lainnya masih dalam proses penyelesaian.

Terkait pembangunan jembatan permanen, Dody menjelaskan bahwa prosesnya membutuhkan kajian teknis yang matang. Lokasi jembatan berada di area yang memiliki keterbatasan lahan serta berdekatan dengan kawasan cagar budaya. Selain itu, kondisi alam seperti potensi longsoran batu dari tebing sungai juga menjadi pertimbangan penting dalam desain.

“Semua masih kita desain dan kaji, apakah nanti bentuknya jembatan sekaligus sabo atau desain lain yang paling efektif dan aman, supaya ke depan kejadian seperti kemarin tidak terulang,” jelasnya.

Sambut Ramadan, Akses Harus Mudah

Menjelang bulan suci Ramadan, Menteri PU menegaskan bahwa pemerintah fokus memastikan kelancaran arus logistik dan kebutuhan dasar masyarakat, terutama akses air bersih dan sarana ibadah.

“Masyarakat sebenarnya tidak meminta jembatan bailey, saya yang mendorong karena melihat langsung warga menyeberang sungai dengan kondisi berbahaya. Ini tidak boleh terjadi. Apalagi menghadapi Ramadan, logistik dan kebutuhan air, khususnya di masjid-masjid, tidak boleh terganggu,” tegasnya.

Selain infrastruktur, Dody juga menekankan pelaksanaan program padat karya untuk menjaga perekonomian warga terdampak bencana. Sejak 12 Desember, Kementerian PU telah menginstruksikan agar program padat karya diterapkan di seluruh wilayah terdampak, termasuk Sumatera Barat.

“Masyarakat terdampak bencana tidak boleh ekonominya ikut terganggu. Dari PU, yang bisa kami lakukan adalah melibatkan masyarakat langsung dalam pekerjaan infrastruktur seperti saluran dan sistem air. Program ini sudah mulai berjalan sejak pertengahan Desember,” katanya.

Terkait sektor pertanian, Dody memastikan percepatan perbaikan jaringan irigasi. Ia menyebut, berdasarkan informasi dari Menteri Pertanian, endapan lumpur pascabencana justru dapat menjadi humus yang menyuburkan lahan.

“Di beberapa tempat, musim tanam sudah dimulai kembali. Di lokasi-lokasi itu, kami percepat pembenahan irigasi, baik irigasi pusat maupun daerah. Prinsipnya, di mana petani sudah mulai tanam, di situ irigasi langsung kita kerjakan,” ujarnya. (idr/oni)

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Tinjau Pembangunan Pusat Pemerintahan Papua Selatan, Menteri Dody Tekankan Pentingnya Sistem Drainase Kota

Tinjau Pembangunan Pusat Pemerintahan Papua Selatan, Menteri Dody Tekankan Pentingnya Sistem Drainase Kota

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau progres pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan (KPP) Provinsi Papua Selatan di Kawasan Te

Menteri PU dan Hutama Karya Berikan Solusi Percepat Pembangunan Kawasan Terdampak Bencana di Sumbar   

Menteri PU dan Hutama Karya Berikan Solusi Percepat Pembangunan Kawasan Terdampak Bencana di Sumbar  

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan berbagai cara agar pembangunan fasilitas umum terdampak bencana bisa dijalankan secepat

Kebut Tangani Bencana Sumatera, Menteri PU: Saya Tak Ingin Presiden Menangis karena Melihat Rakyat Susah  

Kebut Tangani Bencana Sumatera, Menteri PU: Saya Tak Ingin Presiden Menangis karena Melihat Rakyat Susah  

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo kini sedang sibuk berkeliling Sumatera. Dia memantau penanganan dampak banjir bandang. Di sela kes

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia