Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

40 Unit ETLE Handheld Diterapkan di Jakarta, Ini Langkah Polda Metro Jaya!

Y
Penulis: Yogi Wahyu Priyono❯
Polda Metro Jaya resmi mulai mengoperasikan 40 unit perangkat Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Handheld Presisi.
Polda Metro Jaya resmi mulai mengoperasikan 40 unit perangkat Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Handheld Presisi.

JawaPos.com – Polda Metro Jaya resmi mulai mengoperasikan 40 unit perangkat Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Handheld Presisi sebagai bagian dari upaya memperkuat penegakan hukum lalu lintas berbasis teknologi digital. Langkah strategis ini diambil untuk meningkatkan efektivitas penindakan pelanggaran di wilayah perkotaan yang memiliki tingkat mobilitas kendaraan sangat tinggi.


Advertisement

Sebagai bagian dari modernisasi sistem ETLE, pengoperasian perangkat tersebut dijelaskan secara rinci oleh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani. Menurutnya, ETLE Handheld Presisi adalah perangkat portabel yang dilengkapi kamera digital, mampu merekam setiap pelanggaran lalu lintas secara langsung dan dalam waktu nyata.

"Fitur utama perangkat ini memungkinkan petugas melakukan pendataan pelanggaran dengan kecepatan tinggi, akurasi yang terjamin, serta terintegrasi penuh dengan Sistem ETLE Nasional. Hal ini membuat seluruh proses penindakan berjalan secara transparan dan sepenuhnya berbasis data," kata Ojo, Minggu (18/1). 

Sebelumnya, sebanyak 40 unit perangkat tersebut diserahkan oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho dan diterima langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombespol Komarudin. Setelah serah terima, perangkat kemudian didistribusikan secara merata untuk digunakan oleh para Kasat Lantas di seluruh jajaran Polda Metro Jaya.

Advertisement

Penggunaan ETLE Handheld Presisi memiliki tujuan khusus untuk memaksimalkan penindakan pelanggaran lalu lintas berbasis digital, terutama di lokasi atau kondisi yang belum dapat terjangkau oleh kamera ETLE statis yang sudah terpasang. "Melalui perangkat portabel ini, petugas dapat menjangkau berbagai jenis pelanggaran yang berpotensi menjadi ancaman bagi keselamatan semua pengguna jalan," terang Ojo. 

Selain meningkatkan cakupan penindakan, penerapan ETLE Handheld Presisi juga diharapkan dapat meminimalkan praktik transaksional antara petugas dengan pelanggar. Setiap pelanggaran yang terekam akan melalui proses yang terstandarisasi dalam sistem, sehingga penindakan berjalan dengan objektif dan profesionalitas yang tinggi.

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa langkah ini tidak hanya berfokus pada penegakan hukum semata, tetapi juga berperan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat. Dengan adanya sistem berbasis teknologi yang transparan, diharapkan kesadaran akan pentingnya tertib dan disiplin berlalu lintas dapat terus meningkat, sehingga keselamatan seluruh pengguna jalan juga akan mendapatkan jaminan yang lebih baik.

Advertisement
Editor : Arief Indra Dwisetyadi
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan podcast kami?
WhatsApp
Jawa Pos MetropolitanIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Spotify
Kami Haus GOL KamuBuka Spotify

Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!


Artikel Terkait

Rekam jejak Irjen Adex Yudiswan, Polisi Keturunan Tionghoa yang jadi Wakapolda Metro Jaya

Rekam jejak Irjen Adex Yudiswan, Polisi Keturunan Tionghoa yang jadi Wakapolda Metro Jaya

Irjen Pol Adex Yudiswan resmi bertugas sebagai Wakapolda Metro Jaya, menggantikan Irjen Pol Dekananto Eko Purwono yang pindah ke Jawa Timur.

Polda Metro Jaya Rekonstruksi 23 Adegan Pembunuhan Ojol di Tangerang

Polda Metro Jaya Rekonstruksi 23 Adegan Pembunuhan Ojol di Tangerang

Rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan terhadap pengemudi ojek online (ojol) berinisial ATP di Kabupaten Tangerang, tersangka RD peragakan 23 adegan.

Perwira Polisi Terluka saat Penggerebekan Gudang Uang Palsu di Tangsel

Perwira Polisi Terluka saat Penggerebekan Gudang Uang Palsu di Tangsel

Polda Metro Jaya menjelaskan seorang perwira polisi mengalami luka akibat terkena pecahan kaca saat berupaya mengamankan gudang pembuatan uang palsu di kawasan industri Taman Tekno BSD, Setu, Kota Tangerang Selatan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer