Minggu, 26 Juli 2026
Logo

Kolaborasikan Lintas Sektor Melalui Pemulihan Jembatan Vital dan Mobilisasi Alat Berat, Kementerian PU Gandeng ADHI

Selasa, 20 Jan 2026 | 21:10 WIB
Sambungkan lagi jalur nasional Banda Aceh-Medan.
Sambungkan lagi jalur nasional Banda Aceh-Medan.

JawaPos.com - Sebulan setelah banjir bandang melumpuhkan sejumlah jalur utama di Aceh, aktivitas ekonomi masyarakat mulai bangkit. PT Adhi Karya (Persero) Tbk (“ADHI”) menjalankan penugasan negara di bawah koordinasi Kementerian Pekerjaan Umum, turut mendukung pelaksanaan pemulihan infrastruktur dengan dukungan TNI AD dan mitra konstruksi lokal untuk memulihkan infrastruktur vital yang menjadi urat nadi pergerakan masyarakat dan distribusi logistik.


Salah satu fokus utama pemulihan adalah jalur nasional Banda Aceh-Medan yang terputus akibat banjir bandang pada 27 November 2025. Jalur tersebut kini kembali tersambung melalui Jembatan Bailey Krueng Tingkeum di Kabupaten Bireuen. ADHI bersama kontraktor lokal PT Krueng Meuh menyelesaikan pembangunan jembatan darurat sepanjang lebih dari 60 meter dalam waktu 18 hari, didukung 33 personel Zeni Kodam Iskandar Muda yang bekerja intensif. Jembatan dengan kapasitas 30 ton ini telah melayani kendaraan roda dua hingga truk logistik.

Bagi masyarakat Bireuen dan kabupaten sekitarnya, berfungsinya kembali jembatan tersebut bukan sekadar penyelesaian konstruksi, melainkan penanda kembalinya produktivitas. Akses pasar lintas wilayah kembali terbuka, distribusi kebutuhan pokok yang sempat melambat berangsur normal, dan layanan publik dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata.

Pemulihan juga berlangsung di Pidie Jaya. Jembatan Krueng Meureudu yang menghubungkan lintas timur Aceh telah kembali fungsional setelah penanganan darurat selesai pada 12 Desember 2025. Selain pembangunan jembatan, ADHI mobilisasi alat berat ke sejumlah titik kritis di Aceh sejak akhir November 2025. Excavator dan dump truck dimobilisasi ke Aceh Tamiang, ruas Blangkejeren-Kutacane, Bireuen-Takengon, hingga Pidie untuk membuka akses, membersihkan material longsor, dan menyiapkan lahan infrastruktur darurat.

Kementerian PU mengerahkan sekitar 1.400 personel dan 1.854 unit alat berat untuk mendukung pemulihan konektivitas pasca bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di Aceh, ADHI menjadi salah satu BUMN Karya yang berkontribusi melalui pembangunan jembatan dan mobilisasi alat berat di titik-titik prioritas.

Menteri Pekerjaan Umum menegaskan bahwa percepatan perbaikan infrastruktur menjadi prioritas utama pemerintah pascabencana, guna memastikan tidak ada wilayah yang terputus dari akses layanan dan logistik. Upaya difokuskan pada pembukaan akses transportasi dan pengamanan alur sungai, dengan dukungan alat berat serta koordinasi lintas sektor agar penanganan berjalan cepat dan efektif.

Direktur Utama ADHI, Moeharmein Zein Chaniago menyampaikan bahwa percepatan pemulihan dilakukan sebagai bagian dari tanggung jawab perseroan dalam menjalankan penugasan negara.

Pihaknya menegaskan bahwa akses infrastruktur adalah fondasi pemulihan, karena ketika jalan dan jembatan kembali berfungsi, distribusi bantuan, aktivitas ekonomi, dan layanan publik dapat bergerak bersamaan.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Jalankan Instruksi Menteri PU, HKI Siap Buka Jalan Lembah Anai 24 Jam untuk Lebaran

Jalankan Instruksi Menteri PU, HKI Siap Buka Jalan Lembah Anai 24 Jam untuk Lebaran

Hutama Karya Infrastruktur (HKI) tengah mengerjakan sejumlah proyek strategis di Sumatera Barat, termasuk penanganan bencana di Lembah Anai

Menteri PU Pantau Penanganan Bencana di Sumbar, Jembatan Bailey Selesai, Siswa Tak Perlu Lagi Masuk Sungai

Menteri PU Pantau Penanganan Bencana di Sumbar, Jembatan Bailey Selesai, Siswa Tak Perlu Lagi Masuk Sungai

Terputusnya Jembatan Subarang membuat warga mengarungi sungai untuk mengantar anak sekolah. Melihat itu Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia