Kamis, 23 Juli 2026
Logo

Menkop Resmikan TORASERA di Kubu Raya Sebagai Pusat Distribusi Produk Kopdes Merah Putih

Senin, 9 Feb 2026 | 22:31 WIB

 

Menkop Ferry Juliantono, meninjau Toko Rakyat Serba Ada (TORASERA) Pondok Pesantren Abdusalam.
Menkop Ferry Juliantono, meninjau Toko Rakyat Serba Ada (TORASERA) Pondok Pesantren Abdusalam.


JawaPos.com — Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, meresmikan Toko Rakyat Serba Ada (TORASERA) Pondok Pesantren Abdusalam di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (9/2/2026). Kehadiran TORASERA menjadi langkah konkret pemerintah dalam memperkuat akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok sekaligus mendorong penguatan usaha rakyat berbasis koperasi.

Dalam sambutannya, Menkop menegaskan bahwa TORASERA dirancang sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem koperasi yang kuat, efisien, dan berkelanjutan, melalui kolaborasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih dalam skema ini, koperasi pesantren berperan sebagai mitra sekaligus kakak asuh bagi koperasi desa, khususnya dalam penguatan manajemen, model bisnis, dan operasional usaha.

“TORASERA bukan sekadar toko ritel, tetapi menjadi pusat distribusi, agregator, sekaligus hub ekonomi rakyat. Melalui kolaborasi ini, kita ingin memastikan koperasi mampu membuka lapangan kerja, memperluas pasar produk lokal, memanfaatkan teknologi, dan memberi manfaat langsung yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Menkop.

Turut menghadiri agenda tersebut adalah Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Kemenkop Panel Barus, Pengasuh Pesantren Abdusallam Hifni Hafiluddin Muhammad Yusuf, Gubernur Provinsi Kalimantan Barat Ria Norsan, Anggota DPR RI Komisi V Juliansyah, Bupati Kubu Raya Sujiwo, Direktur Perekonomian Ponpes Abdussalam Anas Al Hifni dan para jajaran pejabat Kementerian Koperasi.

Menkop menyampaikan bahwa pengembangan TORASERA sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengembalikan koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional sebagaimana diamanatkan Pasal 33 UUD 1945. Pemerintah, kata dia, kini hadir lebih kuat dalam mengatur arah dan praktik ekonomi nasional dengan menempatkan koperasi sebagai instrumen utama ekonomi kerakyatan.

Sebagai bagian dari strategi nasional, pemerintah menargetkan pembentukan 83.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.

Menurut Menkop, tantangan terbesar ke depan adalah tahap operasionalisasi koperasi sebagai entitas bisnis yang sehat dan menguntungkan. Oleh karena itu, keberadaan TORASERA di Kubu Raya diproyeksikan menjadi model nasional yang akan direplikasi di berbagai daerah.

“TORASERA ini akan kita susun sebagai model bisnis dan pedoman operasional yang bisa diterapkan di kabupaten dan kota lain. Fungsinya tidak hanya menjual kebutuhan pokok dan barang bersubsidi, tetapi juga menjadi offtaker produk petani, nelayan, UMKM, serta menyalurkan program-program pemerintah agar lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Menkop juga menekankan pentingnya keberpihakan daerah terhadap koperasi, termasuk melalui kebijakan tata kelola distribusi dan ritel, agar koperasi desa dapat tumbuh dan manfaat ekonominya kembali ke masyarakat, bukan terserap ke pemegang saham besar.

Lebih jauh, Menkop menyatakan bahwa koperasi desa dan TORASERA diharapkan menjadi solusi atas berbagai persoalan ekonomi masyarakat desa, mulai dari mahalnya harga kebutuhan pokok, panjangnya rantai distribusi, hingga jeratan pinjaman ilegal. Dengan koperasi, masyarakat didorong menjadi pelaku ekonomi, bukan sekadar penerima manfaat.

“Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih adalah program strategis nasional. Kita ingin menciptakan perputaran uang di desa, menumbuhkan ekonomi lokal, dan pada akhirnya memperkuat perekonomian nasional,” tegasnya.

Menutup sambutan, Menkop menyampaikan apresiasi kepada Pondok Pesantren Abdusalam, Koperasi Pondok Pesantren, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan TORASERA pertama di Indonesia tersebut.

“Ini bukan hanya kebanggaan Kubu Raya dan Kalimantan Barat, tetapi juga kebanggaan gerakan koperasi nasional. Dengan keberhasilan TORASERA, kita sedang membangun sejarah baru ekonomi kerakyatan Indonesia,” kata Ferry.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, pada kesempatan yang sama mengapresiasi berdirinya TORASERA sebagai wujud dari eksistensi pengusaha lokal.

"Dengan munculnya TORASERA Abdusalam ini, mudah-mudahan menjadi inspirasi juga untuk dikembangkan di daerah-daerah seluruh Indonesia," tegas Gubernur Kalimantan Barat.

Ketua Pengurus TORASERA Abdusalam, Gus Anas mengatakan, sedikitnya 100 Kepala Desa bersama ketua koperasi desa hadir untuk menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama distribusi barang melalui ToraSera.

"Kami ingin TORASERA ini menjadi pusat ekonomi bersama. Pesantren bisa menyuplai produk, koperasi desa berbelanja grosir, dan UMKM sekitar menjadi tenant," kata Gus Anas.

Ia menjelaskan, konsep TORASERA tidak hanya sebagai pusat belanja, tetapi juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti ATM perbankan, restoran berbasis pembayaran nontunai (cashless), hingga pujasera yang diisi UMKM lokal tanpa biaya sewa, listrik, maupun air.



Editor : Arief Indra Dwisetyadi
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Hari Pers Nasional, Ferry Juliantono Meraih Penghargaan dari JMSI

Hari Pers Nasional, Ferry Juliantono Meraih Penghargaan dari JMSI

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menerima Golden Leader Award dari Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) dalam peringatan Hari Per

Optimalkan Kopdes Merah Putih Berbasis Generasi Muda, Kemenkop Gandeng Unpad 

Optimalkan Kopdes Merah Putih Berbasis Generasi Muda, Kemenkop Gandeng Unpad 

Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggandeng Universitas Padjadjaran (Unpad) guna mengoptimalisasi operasional dan manfaat dari Koperasi Desa

Berdayakan Keluarga Penerima Manfaat Bansos untuk Masuk Anggota Kopdes Merah Putih, Kemenkop dan Kemensos Jalin Kerja Sama

Berdayakan Keluarga Penerima Manfaat Bansos untuk Masuk Anggota Kopdes Merah Putih, Kemenkop dan Kemensos Jalin Kerja Sama

Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Kementerian Sosial (Kemensos) menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat pemberdayaan ma

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia