Sabtu, 18 Juli 2026
Logo

Agenda Sidang Isbat dan Prediksi 1 Ramadhan versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah

Selasa, 17 Feb 2026 | 15:33 WIB
Awal puasa Ramadhan berpotensi berbeda. Perbedaan ini kerap terjadi setiap tahun. (Dok JawaPos.com)
Awal puasa Ramadhan berpotensi berbeda. Perbedaan ini kerap terjadi setiap tahun. (Dok JawaPos.com)

JawaPos.com - Awal puasa Ramadhan berpotensi berbeda. Perbedaan ini kerap terjadi setiap tahun. Semua itu dipicu oleh perbedaan metode penentuan awal bulan. Baik yang dilakukan pemerintah, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama (NU). Puasa Ramadhan 1447 Hijriah atau 2026 pun bukan tak mungkin akan terjadi ketidakseragaman.


Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama (Kemenag) Arsad Hidayat menuturkan, potensi perbedaan penetapan awal Ramadhan di Indonesia merupakan hal yang wajar. “Sebenarnya kalau berbeda itu biasa. Karena, cara pandang kemudian cara penetapan dari ormas-ormas Islam tersebut tidak sama,” ujar Arsad di Jakarta dikutip dari Antara, Selasa (17/2).

Apalagi ada sejumlah pendekatan dalam penentuan awal Ramadhan. Mulai dari metode hisab dan rukyatul hilal. Terbaru, mengacu pada konsep Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Sementara itu, pemerintah setiap tahunnya melalui Kemenag memiliki mekanisme sidang isbat sebagai forum musyawarah untuk menyikapi perbedaan terhadap awal Ramadhan. “Kita undang seluruh ormas Islam, baik Muhammadiyah, NU, Persis, dan yang lain. Kita dengarkan pandangan mereka, kemudian dimusyawarahkan dan diambil keputusan yang maslahat,” sambungnya.

Pada 2026 atau 1447 Hijriah, sidang isbat penentuan 1 Ramadhan digelar pada Selasa (17/2) di Hotel Borobudur, Jakarta dan dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Puasa Ramadan 2026 versi Muhammadiyah

Berdasarkan hasil hisab hakiki Majelis Tarjih dan Tajdid yang berpedoman pada prinsip, syarat, dan parameter Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), sebagaimana tertuang dalam Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan tanggal 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Puasa Ramadan 2026 versi Nahdlatul Ulama (NU)

Nahdlatul Ulama (NU) melalui surat resmi dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Lembaga Falakiyah NU merilis pengumuman awal Ramadhan 1447 Hijriah akan disampaikan melalui Ikhbar Ketua Umum Pengurus Besar Nahldatul Ulama pada 17 Februari 2026 pukul 19.00 WIB.

Dalam surat edaran tersebut juga dituliskan potensi jatuhnya 1 Ramadan 1447 H berbeda dengan Muhammadiyah yakni pada Kamis 19 Februari 2026. Prediks tersebut terjadi karena hilal di seluruh Indonesia berada pada zona istihalah al-rukyah.

Editor : Bintang Pradewo
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Berikut Daftar Masjid di Jakarta yang Menggelar Salat Tarawih Malam Ini, Warga Muhammadiyah Mulai Puasa Besok

Berikut Daftar Masjid di Jakarta yang Menggelar Salat Tarawih Malam Ini, Warga Muhammadiyah Mulai Puasa Besok

Di Jakarta, ada beberapa masjid yang sudah memastikan akan menggelar salat tarawih mulai malam ini. Berikut rinciannya:

Semangat Berbagi Kebaikan di Bulan Ramadhan, Bagikan 27.000 Hidangan di 83 Masjid Wilayah Jawa Barat

Semangat Berbagi Kebaikan di Bulan Ramadhan, Bagikan 27.000 Hidangan di 83 Masjid Wilayah Jawa Barat

Melalui kolaborasi dengan FOI, program ini menghadirkan 27.000 paket hidangan berbuka puasa yang dilengkapi seduhan teh hangat di wilayah Jawa Barat.

Rekomendasi Tempat WFA Nyaman di Jakarta saat Ramadhan

Rekomendasi Tempat WFA Nyaman di Jakarta saat Ramadhan

Di Jakarta sendiri, lokasi yang umum dijadikan sebagai tempat WFA adalah coffeeshop. Akan tetapi, pada bulan Ramadhan seperti sekarang, beberapa tempat ini bisa menjadi alternatif untuk melakukan WFA.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia