Minggu, 19 Juli 2026
Logo

Tips untuk Menjaga Kebugaran selama I'tikaf agar Ibadah tetap Optimal

Rabu, 18 Mar 2026 | 20:20 WIB
Ilustrasi kegiatan yang dilakukan saat sedang i’tikaf (rhtour.co.id)
Ilustrasi kegiatan yang dilakukan saat sedang i’tikaf (rhtour.co.id)

JawaPos.com – I’tikaf merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan saat bulan Ramadhan, terutama pada 10 malam terakhir. Sehingga, umat muslim harus menjaga kebugaran menjelang merayakan hari kemenangan yaitu Idul Fitri.

Mengutip dari berbagai sumber, i’tikaf dalam Islam berarti ibadah kepada Allah SWT yang dilakukan dengan cara berdiam diri di masjid. Jika mengikut sunnah yang dianjurkan, i’tikaf dilakukan selama 10 hari penuh di akhir bulan Ramadhan.

Aktivitas i’tikaf, yang berlangsung dalam waktu cukup lama, tidak hanya menuntut niat yang tulus, tapi juga kesiapan fisik. Selama menjalani ibadah i’tikaf akan terjadi perubahan pola makan, istirahat, hingga aktivitas harian yang bisa berdampak pada kondisi tubuh. Maka dari itu, kebugaran tubuh juga harus dijaga agar ibadah dapat dijalankan dengan khusyuk dan optimal.

Berikut sejumlah tips yang bisa dilakukan untuk menjaga kebugaran tubuh selama menjalankan i’tikaf.

Menjaga Pola Makan Bergizi Seimbang 

Dilansir dari unggahan situs Institut Teknologi Bandung (ITB), asupan yang kurang seimbang saat berbuka dan sahur bisa menyebabkan rasa lelah dan mengantuk saat beribadah. Guna menghindari kelelahan saat sedang melaksanakan i’tikaf, asupan makanan saat berbuka puasa dan sahur perlu lebih diperhatikan. Sangat disarankan untuk menerapkan konsep “4 sehat 5 sempurna” agar kebutuhan energi harian tetap bisa terpenuhi.

Memenuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Selama berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan dalam waktu cukup lama. Akibatnya, tubuh dapat dengan mudah mengalami dehidrasi. Maka dari itu, meskipun sedang dalam bulan puasa, seseorang masih tetap harus mengkonsumsi sekurangnya 2 liter air, atau 8 gelas air mineral setiap harinya.

Pemenuhan cairan ini dapat dilakukan secara bertahap ketika waktu berbuka puasa hingga sahur. Memenuhi kebutuhan cairan tubuh juga berpengaruh pada kelancaran ibadah i’tikaf. Apabila kebutuhan cairan tubuh terpenuhi, i’tikaf dapat dilakukan dengan lebih fokus dan kondisi tubuh yang fit.

Tidak Melewatkan Sahur

Editor : Bintang Pradewo
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Waspada Pencurian Saat I’tikaf di Masjid Istiqlal

Waspada Pencurian Saat I’tikaf di Masjid Istiqlal

Di Masjid Istiqlal, tradisi i’tikaf menjadi salah satu yang paling diminati oleh masyarakat. Sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara, Istiqlal selalu dipadati jamaah dari berbagai daerah, terutama saat Ramadhan.

Berburu Malam Lailatul Qadar, Ini 7 Masjid Nyaman untuk I'tikaf di Jakarta

Berburu Malam Lailatul Qadar, Ini 7 Masjid Nyaman untuk I'tikaf di Jakarta

I’tikaf merupakan amalan dengan berdiam diri di masjid untuk memperbanyak ibadah, seperti shalat, membaca alquran, berdzikir, hingga berdoa. Tradisi ini menjadi cara bagi banyak orang untuk meraih keberkahan.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia