Glodok, Wajah Chinatown di Jakarta yang Penuh Cerita dan Rasa

JawaPos.com - Kawasan Glodok selalu punya cara unik untuk menarik perhatian siapa pun yang datang. Terletak di wilayah Jakarta Barat, area ini dikenal sebagai Chinatown tertua di ibu kota yang menyimpan jejak panjang sejarah dan budaya. Bukan sekadar tempat belanja, Glodok adalah ruang hidup yang memadukan tradisi, kuliner, dan dinamika kota modern.
Sejak dulu, Glodok dikenal sebagai Pecinan tertua di Jakarta yang menyimpan sejarah panjang. Kawasan ini sudah menjadi pusat perdagangan sejak era kolonial dan berkembang menjadi salah satu pusat ekonomi penting. Hingga sekarang, jejak masa lalu itu masih terasa di setiap sudutnya.
Namun, daya tarik utama Glodok bukan hanya sejarahnya, melainkan suasana khas yang sulit ditemukan di tempat lain. Gang sempit, aroma dupa dari klenteng, hingga hiruk pikuk pasar tradisional menciptakan pengalaman yang autentik. Bahkan dibanding Chinatown di kota lain, Glodok justru terasa lebih hidup dan apa adanya.
Kalau ngomongin Glodok, satu hal yang nggak boleh dilewatkan adalah kulinernya. Kawasan ini dikenal sebagai surga makanan Chinese-Indonesia yang kaya rasa dan penuh sejarah. Dari jajanan jadul sampai yang viral di TikTok, semuanya ada disini.
Salah satu spot yang lagi naik daun adalah Petak Enam. Tempat ini jadi semacam food court modern dengan konsep heritage yang estetik banget. Banyak konten TikTok dan Instagram yang menjadikan Petak Enam sebagai spot wajib karena vibes-nya yang klasik tapi tetap kekinian.
Kalau mau yang lebih old school, kamu bisa mampir ke Kopi Es Tak Kie. Kedai kopi legendaris ini sudah ada sejak 1927 dan terkenal dengan kopi hitam dinginnya yang khas. Bahkan tempat ini sering direkomendasikan sebagai salah satu pengalaman wajib saat ke Glodok. Selain itu, ada juga Djauw Coffee yang jadi favorit anak muda. Cafe ini menggabungkan nuansa vintage dengan menu kopi modern, cocok banget buat nongkrong sekaligus foto-foto. Tempat ini juga sering muncul di Instagram karena interiornya yang aesthetic.
Nah, untuk makanan yang beda dari tempat lain, Glodok punya banyak banget pilihan unik. Misalnya cempedak goreng yang legit dan wangi, salah satu jajanan khas yang nggak selalu mudah ditemukan di tempat lain. Rasanya gurih manis dan jadi favorit banyak orang.
Ada juga makanan legendaris seperti bakmi, kwetiau, hingga dimsum yang dimasak dengan resep turun-temurun. Perpaduan cita rasa Tionghoa dan bahan lokal Indonesia menciptakan rasa yang khas dan sulit ditiru.
Bahkan beberapa makanan di sini punya sejarah panjang dan masih bertahan sampai sekarang. Dari laksa, kuotie, sampai rujak khas Shanghai, semuanya membawa cerita masa lalu dalam setiap gigitan. Inilah yang bikin kuliner Glodok terasa bukan cuma enak, tapi juga penuh makna.
Di media sosial seperti TikTok, Glodok juga makin viral sebagai destinasi kuliner. Banyak konten kreator yang berburu jajanan di gang-gang kecil seperti Gang Gloria. Tempat ini dikenal sebagai pusat street food yang selalu ramai dan penuh pilihan.







