Sabtu, 18 Juli 2026
Logo

Penyesuaian Jadwal KRL Bogor Imbas Penutupan Jalur, Ini Dampaknya bagi Pengguna

Minggu, 19 Apr 2026 | 09:30 WIB
Pengerjaan peron di Stasiun Bogor dimulai, jadwal hingga fasilitas pendukung mengalami penyesuaian layanan (gambar KRL menuju Stasiun Bogor by Astra Otoshop)
Pengerjaan peron di Stasiun Bogor dimulai, jadwal hingga fasilitas pendukung mengalami penyesuaian layanan (gambar KRL menuju Stasiun Bogor by Astra Otoshop)

JawaPos.com – Penyesuaian perjalanan KRL lintas Bogor mulai diberlakukan seiring pengembangan infrastruktur. Jalur 6, 7, dan 8 ditutup sementara sejak 15 April 2026 untuk proyek perpanjangan jalur dan penyesuaian peron di Stasiun Bogor. Selama masa pengerjaan, layanan KRL tetap berjalan dengan penyesuaian operasional di jalur yang tersedia.

Penutupan tiga jalur tersebut membuat pelayanan penumpang difokuskan pada jalur peron 2-3 dan 4-5. Kondisi ini menyebabkan distribusi penumpang menjadi lebih terkonsentrasi pada area tertentu. Dampaknya, potensi kepadatan penumpang di jalur tersebut meningkat, khususnya pada jam sibuk pagi dan sore hari.

Sebanyak 31 perjalanan KRL dari dan menuju stasiun bogor mengalami penyesuaian jadwal. Terjadi perubahan waktu sekitar 2 hingga 3 menit dari jadwal sebelumnya. Meskipun selisihnya tergolong kecil, pengguna tetap diimbau untuk mencermati jadwal terbaru agar tidak tertinggal kereta.

KAI Commuter melakukan penyesuaian pola operasi perjalanan untuk menjaga kelancaran layanan yang ada. Penyesuain tersebut mempertimbangkan keterbatasan jalur yang tersedia beserta aspek keamanan pengguna dan pekerja. Dengan penyesuaian, pembatalan keberangkatan maupun ketibaan dirasa tidak perlu dilakukan.

Selain pada jadwal kereta, penyesuaian juga dilakukan pada fasilitas pendukung mobilitas penumpang. Beberapa akses tambahan disediakan, salah satunya melalui JPO Paledang yang menghubungkan area sekitar stasiun dengan peron aktif. Fasilitas ini bisa menjadi alternatif untuk mengurai kepadatan di akses utama. 

Pengguna KRL juga disarankan untuk memanfaatkan akses dari beberapa pintu masuk stasiun. Pengguna bisa masuk dan keluar stasiun melalui Hall sisi timur yang terhubung langsung dengan Alun-Alun Bogor. Selain itu, akses dari sisi barat juga tetap dibuka dengan jalur sementara yang telah disediakan.

Selama masa pembangunan, beberapa fasilitas pendukung juga mengalami penyesuaian layanan. Mushola dan toilet di area jalur 8 ditutup sementara karena terdampak pekerjaan. Sebagai gantinya, KAI Commuter menyediakan fasilitas sementara di area bawah JPO Paledang.

Dari sisi kenyamanan, pengguna mungkin akan merasakan perubahan signifikan. Mengingat perpindahan peron dan penyesuaian jalur akan membuat waktu mengakses kereta di dalam stasiun menjadi lebih lama. Selain itu, kondisi peron yang lebih padat dapat mempengaruhi kenyamanan saat menunggu kereta.

Meskipun begitu, tujuan jangka panjang dari proyek ini adalah untuk meningkatkan kapasitas layanan KRL. Perpanjangan jalur memungkinkan operasional kereta dengan formasi lebih panjang, hingga 12 gerbong. Dengan demikian, daya angkut penumpang serta efektivitas mobilitas pengguna KRL dapat juga meningkat secara signifikan.

Proyek ini diperkirakan berlangsung sekitar 90 hari, dimulai dari April hingga bulan Juli mendatang. Pengguna Commuter Line diimbau untuk menyesuaikan pola perjalanan selama masa pengerjaan. Memantau informasi terbaru serta beradaptasi dengan datang lebih awal dapat membantu perjalanan tetap lancar selama kondisi ini berlangsung.

Editor : Bintang Pradewo
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Buat Jakmania dan Penonton Konser Musik, Stasiun JIS Sudah Layani Commuter Line Tanjung Priok

Buat Jakmania dan Penonton Konser Musik, Stasiun JIS Sudah Layani Commuter Line Tanjung Priok

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendukung aktivasi operasional terbatas Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) di Sunter, Jakarta Utara, mulai Senin (22/6).

Stasiun Gambir akan Terintegrasi dengan KRL, Renovasi Besar Ditargetkan Rampung pada 2028

Stasiun Gambir akan Terintegrasi dengan KRL, Renovasi Besar Ditargetkan Rampung pada 2028

Saat ini Stasiun Gambir masih berfungsi sebagai stasiun kereta api jarak jauh, dan setelah renovasi, stasiun ini diproyeksikan menjadi stasiun nasional yang terintegrasi.

Anyer hingga Pulau Merak, 5 Pantai Ini Bisa Dijangkau dengan KRL untuk Jadi Destinasi Short Escape

Anyer hingga Pulau Merak, 5 Pantai Ini Bisa Dijangkau dengan KRL untuk Jadi Destinasi Short Escape

Selain objek wisata yang ada di Jakarta, sejumlah destinasi pantai di luar kota juga bisa dijangkau menggunakan transportasi umum seperti KRL.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia