Lagi Tren, Ini Tips Ikut Event Lari untuk Pemula Biar Nggak Tumbang di Tengah Jalan

JawaPos.com - Event lari sekarang bukan cuma milik atlet. Dari fun run sampai marathon, pesertanya makin beragam. Banyak yang ikut karena gaya hidup sehat, ikut-ikutan teman, sampai sekadar cari pengalaman baru. Bahkan, nggak sedikit yang baru mulai lari tapi sudah berani daftar event.
Tren ini memang positif, tapi tetap perlu diimbangi dengan persiapan. Soalnya, lari di event, apalagi jarak jauh, beda jauh dengan jogging santai biasa. Kalau asal ikut tanpa bekal, bukan cuma performa yang turun, tapi juga berisiko cedera.
Biar nggak zonk di hari lomba, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan, terutama buat kamu yang masih pemula.
1. Mulai latihan pelan-pelan, jangan langsung ambisius
Banyak pemula yang terlalu semangat di awal, langsung lari jauh atau ngebut tanpa jeda. Padahal, tubuh butuh adaptasi. Idealnya, latihan dimulai dari jarak pendek dulu, lalu naik secara bertahap. Kuncinya ada di konsistensi, bukan kecepatan. Latihan rutin dengan intensitas ringan justru lebih efektif untuk membangun daya tahan dibanding latihan berat tapi jarang.
2. Jangan remehkan persiapan mental
Lari itu bukan cuma soal kaki, tapi juga kepala. Di tengah lomba, rasa capek bisa datang tiba-tiba dan bikin kamu ingin berhenti. Di sinilah mental diuji. Coba biasakan self-talk positif atau membayangkan skenario lomba sebelum hari H. Kedengarannya sepele, tapi cara ini bisa bantu kamu tetap fokus dan nggak gampang menyerah.
3. Atur pace, jangan kebut di awal
Salah satu kesalahan klasik pemula adalah terlalu cepat di awal lomba karena terbawa suasana. Padahal, ini justru bikin tenaga cepat habis. Lebih baik mulai dengan pace santai tapi stabil. Anggap saja kamu “menabung energi” untuk dipakai di akhir lomba. Kalau masih kuat di kilometer akhir, baru deh gas sedikit.






